Selokan Jalan Jlamprang Pekalongan Utara Dibersihkan, Warga dan Petugas Temukan Ini
Antisipasi banjir di Kota Pekalongan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama masyarakat angkat sampah di sejumlah selokan.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Antisipasi banjir di Kota Pekalongan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama masyarakat angkat sampah di sejumlah selokan.
Aksi turun ke selokan tersebut didasari karena banyak saluran air mampet di wilayah Krapyak Pekalongan Utara.
Menggunakan tangan kosong dan alat sederhana, petugas serta masyarakat terlihat tak jijik mengangkat sampah yang mulai menghitam itu.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPR Kota Pekalongan, Bambang Sugiarto, yang berada di lokasi menjelaskan, pembersihan saluran air dilakukan sepanjang Jalan Jlamprang Pekalongan Utara.
“Selain membersihkan sampah, kami juga melakukan pengerukan karena sedimentasi di selokan sudah tinggi,” jelasnya, Rabu (19/6/2019).
Dilanjutkannya, langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi banjir atau genangan rob.
“Pembersihan saluran air dilakukan karena Jalan Jlamprang rendah. Sehingga saat terjadi rob air dari selokan meluap dan menggenangi jalan serta pemukiman,” paparnya.
Bambang menuturkan, pembersihan saluran air terkendala karena sebagian selokan ditutup oleh masyarakat.
“Mau tidak mau harus dibongkar dan dibersihkan, dan rencananya pembersihan ini akan dilakukan selama 7 hari ke depan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, genangan air yang tak kunjung surut di wilayah Krapyak dikarenakan tidak adanya pompa air.
“Namun Pemkot telah mengajukan pengadaan pompa, dan akan direalisasikan tahun ini melalui Dinperkim serta bantuan dari Pemprov Jateng. Semoga saja Agustus sudah terpasang di Jalan Mahakam,” tambahnya. (Budi Susanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pembersihan-selokan-jalan-pekalongan-utara.jpg)