Urip Tuntut PT Roda Makmur Sentosa Mempekerjakannya Lagi

Pemuda asal Kadilangu Demak tersebut mengungkapkan telah bekerja di perusahaan perakitan sepeda merek Phoenix tersebut sejak tiga tahun lalu.

Urip Tuntut PT Roda Makmur Sentosa Mempekerjakannya Lagi
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Aksi unjuk rasa menuntut PT Roda Makmur Sentosa kembali mempekerjakan tujuh karyawan yang telah di-PHK di depan PT Roda Makmur Sentosa Kota Semarang, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Urip Mulyo menuntut PT Roda Makmur Sentosa mempekerjakannya kembali sebagai karyawan.

Tuntutan tersebut ia sampaikan saat melakukan unjuk rasa di depan PT Roda Makmur Sentosa Jalan Semarang-Demak, Senin (24/6/2019).

Ia diberhentikan oleh PT Roda Makmur Sentosa April 2019 lalu, bersama enam rekannya.

Namun, ia tidak menerima pemberhentian tersebut dan menuntut perusahaan kembali menerimanya sebagai karyawan.

Dari tujuh karyawan yang di-PHK, enam orang telah bekerja tiga tahun sementara satu telah setahun bekerja.

"Diberhentikan sejak awal April 2019. Alasan perusahaan karena efisiensi," ungkap Urip ketika berunjuk rasa.

Pemuda asal Kadilangu Kabupaten Demak tersebut mengungkapkan telah bekerja di perusahaan perakitan sepeda merek Phoenix tersebut sejak tiga tahun lalu.

Menurutnya, selama tiga tahun tersebut statusnya sebagai karyawan juga tidak jelas.

"Saya sebagai karyawan di bagian perakitan, produksi. Di sini enam hari kerja pulangnya pukul 16.45 mulainya 08.20. Jam kerjanya juga melebihi ketentuan," katanya.

Aksi unjuk rasa tersebut diinisiasi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) dan diikuti oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), dan mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang.

Halaman
1234
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved