Tanpa Ragu Terabas Jalur Tepian Jurang, Angkut Hasil Panen 5 Ton - Kisah Nekat Driver Ojek Kentang

Nyali tukang angkut kentang atau ojek kentang di dataran tinggi Kabupaten Batang, tepatnya di Desa Gerlang Kecamatan Blado patut diacungi jempol.

Tanpa Ragu Terabas Jalur Tepian Jurang, Angkut Hasil Panen 5 Ton - Kisah Nekat Driver Ojek Kentang
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Muhidin saat mengangkut kentang dengan bobot 1,5 kuintal melintasi jalur ekstrem di perbatasan Batang-Banjarnegara, Jumat (5/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Nyali tukang angkut kentang atau ojek kentang di dataran tinggi Kabupaten Batang, tepatnya di Desa Gerlang Kecamatan Blado patut diacungi jempol.

Walaupun menggunakan sepeda motor berkubikasi kecil atau motor berjenis bebek, namun aksinya bikin masyarakat luar daerah yang melihat bisa geleng-geleng kepala.

Pasalnya, motor yang digunakan itu mampu mengangkut kentang dengan total bobot mencapai 5 ton setiap harinya.

Yang bikin merinding, jalur yang dilintasi berupa perbukitan terjal dimana sisi kanan dan kirinya merupakan jurang.

Meski medan yang dilalui ekstrem, mereka tampak lincah membawa beban kentang berkuintal-kuintal.

Bahkan, sangat jarang para driver ojek kentang mengendurkan laju tunggangannya.

Selain dibutuhkan nyali jempolan, para driver sengaja melakukan modifikasi kuda besi mereka.

Seperti yang dilakukan Muhidin (27), dimana ia menghabiskan Rp 3 juta hanya untuk memperkokoh sektor kaki-kaki Yamaha Vega keluaran 2008.

Pemuda yang sanggup bolak-balik 30 kali sehari membawa kentang seberat 1,5 kuintal itu, tak main-main dalam hal memperkokoh tunggangannya.

“Shock breaker depan saya comot dari Yamaha Scorpio.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved