Begini Komentar Ustadz Hanan Attaki Setelah Acara Sharing Time Ditolak di Tegal
Ustadz Hanan Attaki gagal menggelar sharing yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah
Ansor keberatan setelah melihat rekam jejak yang bersangkutan dalam kegiatan-kegiatan yang sudah ada.
Imam mencontohkan, semisal saat Ustadz Hanan Attaki menyebut Nabi Musa AS sebagai premannya anbiya atau para nabi.
Lalu saat Ustad Hanan Attaki juga mencontohkan istri Nabi Muhammad, yakni Siti Aisyah.
"Pengajiannya kami tidak menolak.
Hanan Attaki-nya yang kami keberatan dengan mengisi pengajian yang ada di Kota Tegal," katanya.
Kasat Intelkam Polres Tegal Kota Iptu Suroyo yang dikonfirmasi menyatakan belum ada izin dari kegiatan sharing bersama Ustad Hanan Attaki.
Namun, dia menyebut acara itu bukan pengajian melainkan seminar.
Perihal pembatalan kegiatan, sepenuhnya bukan dari kepolisian.
Menurutnya, pembatalan diputuskan setelah pengelola Hotel Bahari Inn konfirmasi ke kepolisian.
Mereka pun membatalkannya sebab sharing bersama Ustad Hanan Attaki itu tidak berizin.
"Akhirnya tidak jadi (kegiatannya).
Polisi tidak menyinggung, tidak ada omongan atau tindakan.
Ada pun pembatalan langsung dari Hotel Bahari In," jelas Iptu Suroyo.
Ada pun panitia kegiatan Sharing Time Tegal bersama Ustad Hanan Attaki hingga berita ini ditayangkan belum memberi jawaban atas permintaan konfirmasi dari Tribunjateng.com. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ustadz-hanan-attaki-tuliskan-hal-ini-setelah-ditolak-ceramah-di-kota-tegal.jpg)