Tabrak Lari di Solo

10 Hari Penabrak Retno di Overpass Manahan Solo Belum Tertangkap, Padahal Ada 66 Titik CCTV Canggih

Kasus kecelakaan yang dialami Retno warga warga Slembaran RT 3 RW 3 Serengan, Kota Solo menyisakan tanda tanya netizen.

10 Hari Penabrak Retno di Overpass Manahan Solo Belum Tertangkap, Padahal Ada 66 Titik CCTV Canggih
YOUTUBE/TRIBUN JATENG
Kecelakaan detik-detik tabrak lari di overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari WIB. 

10. Kerten

11. Purwosari

12. Masjid Riad

13. Gladag

14. Bang Indonesia

15. Pasar Gedhe

16. Warung Pelem

17. Jurug

18. Ring Road Mojosongo

19. Simpang Empat Kelurahan Mojosongo

20. Simpang Empat Sekip

21. Simpang Tiga Pasar Nusukan

22. Simpang Empat Ngemplak

23. Simpang Lima Balapan

24. Simpang Empat Sumber

25. Simpang Empat Sate Dahlan

26. Simpang Empat Jl KS Tubun

27. Simpang Tiga Tugu Boto

28. Simpang Empat Komplang

29. Simpang Empat Fajar Indah

30. Simpang Empat Patung Wisnu

31. Bunderan Manahan

32. Simpang Empat Jati Aluyo

33. Stasiun Balapan

34. Taman Sari

35. Simpang Empat Colomadu

36. Banjarsari

37. Jebres

38. Laweyan

39. Serengan

40. Pasar Kliwon

41. Simpang Empat Sabar Motor

42. Simpang Tiga Al Kahfi

43. Simpang Tiga Lotte Mart

44. Simpang Empat Patung Tipes

45. Simpang Empat Kawatan

46. Simpang Empat Gading

47. Simpang Empat Baturono

48. Simpang Tiga Wijilan

49. Simpang Empat Singosaren

50. Depan Pasar Klewer

51. Simpang Tiga Masjid Mujahidin

52. Simpang Empat Purwosari

53. Simpang Empat Pasar Kliwon

54. Simpang Empat Tanjung Anom

55. Simpang Empat Lotte Mart

56. Simpang Empat Kota Barat

57. Simpang Tiga Kusumodilagan

59. Simpang Tiga Ngeblak

59. Simpang Empat RS Dr.Oen

60. Simpang Empat Utara Gilingan

61. Simpang Empat Coyudan

62. Simpang Tiga Pasar Notoharjo

63. Koramil Pasar Kliwon

64. Simpang Tujuh Palang Joglo

65. Simpang Tiga Adi Soemarmo

66. Simpang Empat Gejikan.

Polisi Buru Pelaku

Polisi masih berupaya mengungkap identitas mobil yang kabur setelah menabrak pemotor di Jalan Layang Manahan, Kota Surakarta.

Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta, AKP Bambang Subekti membenarkan peristiwa itu terjadi pada Senin (1/7/2019) dini hari.

"Kami masih mencari penabraknya. Itu sangat tidak terpuji, menabrak lalu lari dari tanggungjawab," katanya melalui telepon, Rabu (10/7/2019) malam.

Korban meninggal dunia pada Senin malam di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Surakarta.

Identitas korban bernama Retnoningtri (54) warga Slembaran RT 03 RW 03, Kecamatan Serengan, Surakarta.

Retno mengendarai motor berplat AD 2499 ES.

Bambang berujar, berdasarkan rekaman CCTV yang beredar tampak korban melaju dari arah Manahan ke Kotabarat.

Saat melintasi jalan menanjak lalu berkelok, motor yang dikendarai korban tertabrak mobil yang belum diketahui identitasnya.

Mobil itu melaju dari arah Kotabarat ke Manahan.

Tampak laju mobil melebihi batas marka jalan, saat kecelakaan terjadi.

"Korban mengalami patah kaki kanan. Kami turut berduka cita untuk keluarganya. Akan kami ungkap kasus ini," tuturnya.

Kronologi Kecelakaan

Hari Setiawan tampak tabah setelah tragedi yang menimpa ibundanya, Retnoningtri.

Retno tertabrak mobil di jalan layang (overpass) Manahan, Kota Solo, Senin (1/7/2019) dini hari.

Sebagai informasi, Retno warga Slembaran RT 3 RW 3 Serengan, Kota Solo.

Mobil yang belum diketahui identitasnya itu lalu kabur meninggalkan korban yang tergeletak di tengah jalan layang.

"Itu kejadiannya sekitar pukul 02.00, Senin dini hari. Itu ibu mau pulang ke rumah, setelah mengantarkan saya ke Terminal Tirtonadi. Saya kerja di Kudus, Senin sudah masuk kerja," kata Hari Setiawan melalui telepon.

Hari mengetahui ibunya kecelakaan setelah mendapat telepon dari Unit Laka Polresta Solo.

Waktu menerima kabar buruk itu, bus yang ditumpanginya masih berada di wilayah Boyolali.

"Saya langsung turun, ganti kendaraan ke arah Solo. Lalu saya menuju ke rumah sakit Kasih Ibu, tempat ibu dirawat," lanjutnya.

Hari mengatakan tidak merasa ada firasat buruk ketika diantar ibunya ke terminal.

"Cuma saya heran saja. Kok tumben ibu mau antar saya. Padahal biasanya saya naik Gojek. Itu anehnya, tapi tidak ada firasat apa-apa waktu itu," tutur Hari.

Hari Setiawan tampak tabah setelah tragedi yang menimpa ibundanya, Retnoningtri. Retno tertabrak mobil di jalan layang (overpass) Manahan, Kota Solo, Senin (1/7/2019) dini hari. (TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO)

Titip Jaga Adik

Hari seharian menemani Retno di rumah sakit.

Mereka sempat bercanda untuk mengusir kesedihan setelah tragedi tersebut.

"Saya bilang kepada ibu, ini cobaan dari Tuhan. Harus tabah," ujarnya.

"Ibu pun mengiyakan. Beliau pesan, supaya saya menjaga adik. Adik lulus SMA mau kuliah, saya suruh membimbing supaya jadi orang sukses," ungkap Hari.

Retno tak mampu bertahan.

Kondisinya berangsur memburuk.

Perempuan berambut pendek itu menghembuskan nafas terakhir pada Senin malam.

"Saya ikhlas ibu pergi. Tapi saya akan cari si penabrak sampai ketemu," ucapnya.

Hari menyampaikan terima kasih untuk warganet yang banyak mendoakan ibundanya.

Peristiwa kecelakaan itu sempat viral, lantaran terekam kamera CCTV.

Polisi masih berupaya mengungkap identitas mobil yang kabur setelah menabrak pemotor di Jalan Layang (Overpass) Manahan, Kota Solo.

Kanit Laka Sat Lantas Polresta Solo, AKP Bambang Subekti membenarkan peristiwa itu terjadi pada Senin (1/7/2019) dini hari.

"Kami masih mencari penabraknya. Itu sangat tidak terpuji, menabrak lalu lari dari tanggungjawab," katanya melalui telepon, Rabu (10/7/2019) malam.

Korban meninggal dunia pada Senin malam di rumah sakit Kasih Ibu.

Identitas korban bernama Retnoningtri (54) warga Slembaran RT 3 RW 3, Kecamatan Serengan, Solo.

Retno mengendarai motor berplat AD 2499 ES.

Bambang berujar berdasar rekaman CCTV yang beredar tampak korban melaju dari arah Manahan ke Kotabarat.

Saat melintasi jalan menanjak lalu berkelok, motor yang dikendarai korban tertabrak mobil yang belum diketahui identitasnya.

Mobil itu melaju dari arah Kotabarat ke Manahan.

Tampak laju mobil melebihi batas marka jalan, saat kecelakaan terjadi.

"Korban mengalami patah kaki kanan. Kami turut berduka cita untuk keluarganya. Akan kami ungkap kasus ini," tuturnya. (Galih Permadi/Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved