Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fenomena Be Kampih Kembali Terjadi Malam Ini, Ribuan Ikan Layur Terdampar di Pantai Bali

Fenomena be kampih atau ikan terdampar kembali terjadi pada malam hari ini, pukul 21.30 WITA pada Selasa (16/7/2019).

Editor: galih permadi
(TRIBUN BALI/FARIZQI IRWAN)
Fenomena be kampih atau ikan terdampar kembali terjadi pada malam hari ini, pukul 21.30 WITA pada Selasa (16/7/2019). Ikan jenis layur yang terdampar di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali atau tepat di Pura Khayangan Jagat Batu Bolong. 

TRIBUNJATENG.COM, CANGGU - Fenomena be kampih atau ikan terdampar kembali terjadi pada malam hari ini, pukul 21.30 WITA pada Selasa (16/7/2019).

Ikan jenis layur yang terdampar di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali atau tepat di Pura Khayangan Jagat Batu Bolong.

Fenomena ikan layur yang terdampar ini sebelumnya membuat heboh masyarakat sekitar sini dan juga masyarakat diluar daerah ini.

Bahkan banyaknya jumlah ikan yang diperkirakan ada ribuan ekor yang terdampar, membuat masyarakat terus berdatangan untuk mencari ikan di lokasi ini.

Bahkan masyarakat yang datang kesini bukan berasal dari Desa Canggu melainkan dari luar desa ini.

Saat Tribun-Bali.com mendatangi salah satu masyarakat yang datang kesini yakni Leha (34).

Perempuan yang tinggal di Jalan Gunung Agung Denpasar ini datang jauh-jauh untuk mencari ikan layur yang terdampar.

"Tadi dari jam 7 saya kesini, bersmaa keluarga. Tadi baru dapat satu kresek kecil," ujarnya sumringah.

Ditanyai untuk apa ikan yang didapatkan malam hari ini, ia menjawab untuk dikonsumsi bersama keluarga.

"Ini mau dimakan sendiri rame-rame bareng keluarga dirumah," lanjutnya.

Bahkan tak hanya Leha yang datang jauh-jauh dari tempat tinggalnya, ada juga warga lainnya asal Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Meri (29) asal Sumba dan tinggal di Munggu, Mengwi, Badung juga ikut berkesempatan untuk mencari be kampih disini.

Bahkan dalam wawancaranya dengan Tribun-Bali.com, ia mengatakan sudah tahu adanya ikan terdampar ini pada Senin (15/7/2019) malam saat ia bersama teman-temannya sedang jalan-jalan dipinggir Pantai Batu Bolong.

"Kita dapat informasi sendiri, karena kebetulan pas kemarin kita ada dipantai sekedar jalan-jalan, nah pas itu terus lihat banyak ikannya naik (terdampar)," ujar Meri saat bersama teman-temannya.

Bahkan ia menambahkan, hari ini ia datang dari pukul 19.00 wita bersama teman-temannya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved