Kisah Sultan Hamengku Buwono IX Ramalkan Peristiwa G30S Seusai 'Komunikasi' dengan Nyi Roro Kidul

Sultan HB IX saat sebagai Menteri Pertahanan masa Presiden Soekarno, pernah meramalkan peristiwa G30S/PKI, seusai 'berkomunikasi' Nyi Roro Kidul.

Kisah Sultan Hamengku Buwono IX Ramalkan Peristiwa G30S Seusai 'Komunikasi' dengan Nyi Roro Kidul
Intisari
Pesiden Soeharto dan Wapres Sultan HB IX 

Melihat kedatangan Brackman, Sultan HB IX menoleh dan berkata.

“Saat-saat yang penuh bahaya dan kesukaran berada di depan kita,” ujar Sultan HB IX seperti terulis dalam buku bertajuk Tahta Untuk Rakyat Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX.

Yang dimaksud Sultan adalah tidak lama lagi akan terjadi “persekutuan” antara Soekarno dan PKI.

Persekutuan itu menurut Sultan merupakan pertanda bencana bagi Indonesia.

Sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun (1948), Sultan HB IX jelas-jelas menentang PKI.

Maka ketika Mayjen Soeharto sebagai Pangkostrad berinisiatif melakukan penumpasan G30S/PKI, Sultan HB IX termasuk yang turut memberi dukungan.

Apalagi baik Soeharto dan Sultan HB IX sudah sering bertemu di Keraton Yogyakarta dalam rangka mengkoordinir Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta dan kemudian berhasil secara gemilang.

Ketika Presiden Soeharto menjadi Presiden RI yang ke-2, Sultan HB IX pun dengan senang hati menjabat Wakil Presiden (1973-1978).

Niat Sultan HB IX itu adalah sebagai wujud dukungan penuh kepada Soeharto yang sudah sangat dikenalnya dan secara militer pernah sukses menumpas G30S/PKI.(*/Intisari)

Artikel ini telah tayang di Intisari Online dengan judul  Sultan Hamengku Buwono IX Telah Meramalkan Peristiwa G30S Setelah 'Berkomunikasi' dengan Nyi Roro Kidul

Putra Sultan Hamengkubuwono IX Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di Pemakaman Kotagede

Editor: m nur huda
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved