Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Update Klasemen Medali Asean School Games 2019, Indonesia Tambah 11 Emas

Tim Kontingen Indonesia, di hari ke empat helatan ASEAN School Games (ASG) XI 2019, Senin (22/7) Indonesia menambah pundi-pundi medali emas

Penulis: hesty imaniar | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Atletik ASG XI 2019 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Kontingen Indonesia, di hari ke empat helatan ASEAN School Games (ASG) XI 2019, Senin (22/7) Indonesia menambah pundi-pundi medali emas di beberapa cabang olahraga.

Total, Indonesia di hari ke empat ASG XI 2019 digelar, mendapat tambahan 11 medali emas, 5 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Beberapa diantaranya cabang olahraga yang mampu mendulang medali, sebut saja pencak silat. Dimana di cabang tersebut, Indonesia mampu menambah tiga medali emas.

Tiga pesilat Indonesia berhasil menyumbang 3 medali emas di ajang ASEAN Schools Games (ASG) 2019. Bahkan, satu pesilat meraih kemenangan tanpa bertanding terlebih dahulu, lantaran lawannya mengundurkan diri.

Altet-atlet berprestasi itu adalah M Zaki Zikrillah yang mengalahkan pesilat Thailand, Mr Jirat Janpet di kategori fight kelas C putra. Kemenangannya pun sangat telak, yakni 5-0.

Lalu ada nama Kurnia Fatma Amanah, yang menang atas Nur Syakirah binti Muksin dari Malaysia di kategori fight pada kelas C putri dengan skor akhir 4-1.

Terakhir, I Gede Arya Widhyantara, yang mampu meraih kemenangan atas pesilat Thailand, Mr Kiadtisak Phuangsan di kategori fight pada kelas E putra. Atlet Thailand inilah yang mengundurkan diri karena cidera yang cukup serius, sehingga pelatih memilih untuk tidak memaksakannya bermain.

"I Gede sendiri sebenarnya juga cidera. Yang sebelah mulut kemarin harus dijahit. Tapi ternyata lawannya lebih parah, malah tidak bisa berlaga. Jadinya statusnya adalah menang undur diri atas Thailand," jelas Pelatih Pencak Silat Indonesia, Sigit Infantoro, Senin (22/7)

Meskipun begitu, Sigit tidak menampik adanya persaingan yang cukup ketat selama jalannya pertandingan di hari pertama. Namun, berkat strategi yang dibangun dan dukungan dari berbagai pihak, tantangan tersebut bisa terlewati.

Khusus pada hari ini, katanya, pesilat M. Zaki bisa cukup mudah mengalahkan pesilat Thailand. Terbukti dari selisih skor yang cukup banyak.

Namun, dirinya sempat was-was dengan Kurnia yang melawan pesilat Malaysia. Sebab, lawannya cukup lihai melakukan bantingan-bantingan yang mematikan.

"Altet Malaysianya saya perhatikan dari pertandingan semifinal memang bagus. Maka saya antisipasi untuk lebih jaga jarak. Artinya, mainnya perlahan tapi pasti," ujarnya.

Atas kemenangan itu, sementara ini dari cabang Pencak Silat menyumbang 3 emas. Besok pasa, Selasa (23/7), Indonesia masih mempunyai 3 finalis yang akan berlaga.

Tidak hanya pencak silat, renang pun masih terus menyumbang medali untuk Indonesia. Yakni, dua perenang putri Indonesia berhasil naik podium setelah merebut dua medali di nomor 50 meter gaya punggung putri pada hari terakhir perlombaan di Kolam Renang Jati Diri Semarang.

Dua medali itu adalah emas dan perak, yang di raih Komang Adinda dengan mencatatkan waktu tercepat 30. 66 detik. Disusul rekan senegaranya, Sofa Kemala berada di posisi kedua dengan catatan waktu 31.15 detik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved