Bupati Karanganyar: Sudah Kita Atur, Dilarang Ambil Ikan dengan Cara Disetrum dan Diracun

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap Sungai Gendengan yang berada di Desa Pojok Kecamatan Mojogedang, dapat dikelola sebagai sarana wisata.

Bupati Karanganyar: Sudah Kita Atur, Dilarang Ambil Ikan dengan Cara Disetrum dan Diracun
ISTIMEWA
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menebar lele sebagai maskot dalam perlombaan mancing di Desa Pojok Mojogedang Karanganyar, Sabtu (27/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap Sungai Gendengan yang berada di Desa Pojok Kecamatan Mojogedang, dapat dikelola sebagai sarana wisata.

Itu diungkapkan Juliyatmono saat menghadiri penebaran benih ikan lele dan lomba mancing di Desa Pojok Mojogedang Karanganyar, Sabtu (27/7/2019).

Dalam sambutanya, Juliyatmono menyampaikan, kawasan umum berupa sungai supaya dijaga dan ditata sedemikian rupa, karena bisa jadi obyek pemancingan.

"Nanti dikelola Karangtaruna (Larasati). Semoga bisa mengembangkan pemancingan sebagai sarana wisata," katanya.

Ia mengaku sungai di Karanganyar kebanyakan digunakan untuk memancing.

"Hampir semua aliran sungai sudah disebari ikan. Kita atur dan kita larang. Tidak boleh mengambil ikan dengan cara diracun atau disetrum. Sudah saya umumkan. Karena akan mengganggu ekosistem sungai," terangnya.

Selanjutnya Plt Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar, Siti Maesaroh mengatakan, Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Karanganyar sekitar 18 kilogram perkapita per tahun.

"Masih rendah dibandingkan dengan AKI Jateng sekitar 30 Kg perkapita pertahun. "Di Jateng sekitar 30 dan nasional 54," paparnya.

Ia menambahkan, selain penebaran benih ikan lele sebanyak 1 ton, juga dilaksankan lomba mancing yang diikuti 150 orang.

"Ditambahkan 30 ekor, tadi sudah 1 ton. 30 ekor sebagai maskot yang dilombakan. Satu ekor beratnya sekitar 4 kilogram," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan Jateng, Arif Rahman Hakim berharap, melalui kegiatan ini dapat mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan.

"Dengan memancing di perairan umum, masyarakat bisa menangkap ikan dengan peralatan yang ramah lingkungan. Kita tidak ingin masyarakat menangkap ikan dengan racun dan setrum. Mari kita jaga sungai agar tetap lestari dan jangan membuang sampah di sungai," terangnya.

Selain itu hasil memancing, diharapkan dapat dikonsumsi untuk keluarga.

"Angka konsumsi ikan di Karanganyar masih kecil. Harus tingkatkan lagi," tandasnya Arif. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved