MAKI Pernah Permasalahkan Kasus Kepabean PT SSI yang Ditangani Kejati Jateng

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) pernah mempermasalahkan penangan kasus kepabean PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) di Kejati Jateng.

MAKI Pernah Permasalahkan Kasus Kepabean PT SSI yang Ditangani Kejati Jateng
Tribun Jateng/rahdyan trijoko pamungkas
Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) pernah mempermasalahkan penangan kasus kepabean PT SSJ (Suryasemarang Sukses Jayatama) yang pernah ditangani bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Koordinator MAKI Bonyamin mengatakan, kasus diseretnya Aspidsus Kejati Jateng merupakan rangkaian dari penangkapan seorang pengacara Alvin Suherman dan Jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang melakukan suap.

Namun dalam kasus tersebut ada kaitannya dengan kasus Bea cukai.

KPK Periksa Komisaris PT Surya Semarang Sukses Jayatama di Polrestabes Semarang

"Karena ada kaitannya dia pengacaranya Surya Sudarma Bea Cukai. Di situ tercatat ada aliran dana," tuturnya saat dihubungi Tribun Jateng, Kamis (1/8/2019).

Kasus itu belum tentu tidak benar maka dilakukanlah penggeledahan, dan pemeriksaan.

Namun yang menjadi masalah adanya tumpang tindih antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung.

"Karena Kejagung memproses ingin menyelamatkan untuk melokalisir. Tapi KPK ingin bablas (lanjut)," jelas dia.

Bonyamin mengakus pernah mempermasalahkan kasus tersebut di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Saat itu, tersangka tidak diproses dan tidak dilakukan penahan.

"Kasus itu pernah saya permasalahkan. Kasus Bea Cukai yang tidak ditahan," ujar dia.

Kenakan Seragam Pakaian Adat, Para ASN Pemprov Jateng Makin Bangga

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved