Kekurangan Pegawai, Pemkab Brebes Akan Prioritaskan Tenaga PPPK Jadi CPNS  

Dalam rekrutmen nantinya, Pemkab Brebes akan memprioritaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau honorer K2.

Kekurangan Pegawai, Pemkab Brebes Akan Prioritaskan Tenaga PPPK Jadi CPNS   
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ilustrasi - pelaksanaan seleksi PPPK Pemerintah Kabupaten Tegal, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes telah mengusulkan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mengisi kekurangan pegawai.

Dalam rekrutmen nantinya, Pemkab Brebes akan memprioritaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) atau honorer K2.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes, Sutrisno, Minggu (4/8/2019).

Ia mengatakan, dari sekitar usulan 400 formasi, nantinya 70 persen diisi dari P3K.

"Iya nantinya kita prioritaskan P3K utnuk diangkat jadi CPNS. Sedangkan yang CPNS murni hanya 30 persen," kata Sutrisno.

Dikatakannya, prioritas pengangkatan P3K tersebut sudah mendapat persetujuan dari DPRD. Pasalnya, saat ini terdapat ratusan P3K atau honorer K2 yang sudah mengabdi selama puluhan tahun.

Kendati demikian, P3K yang diangkat nantinya diambilkan dari P3K yang sudah mengikuti tes seleksi CPNS beberapa waktu lalu. Dari seleksi yang diikuti, nilai yang diperoleh lebih dari passing grade.

"Seleksi kemarin, ada 901 P3K yang ikut dan yang masuk passing grade 646 orang. Dari jumlah itu, hanya diambil 201 orang. Selebihnya nanti kita angkat di rekrutmen selanjutnya. Itu meliputi guru, tenaga kesehatan, tidak ada yang teknis," jelasnya.

Hanya saja, Pemkab Brebes hingga kini masih menunggu aturan dari pemerintah pusat terkait penggajiannya. Pasalnya, dari perhitungan yang dilakukan, dibutuhkan anggaran Rp 41 miliar untuk membayar gaji seluruh P3K.

"Kalau belum ada petunjuk dari pusat, kami tidak berani menganggarkannya," tegasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved