Jelang Pilkades Serentak di Batang, Wabup Suyono Minta Camat dan Kapolsek Petakan Desa Rawan Konflik
Pendaftaran Pilkades akan berlangsung 8 Agustus, sehingga sudah ada pergerakan bakal calon kepala desa
Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan kepada jajaran Camat dan Kepala Kepolisian Sektor untuk tidak meninggalkan wilayah.
Hal itu untuk mencegah potensi konflik yang dapat terjadi pada Pilkades yang akan digelar pada 29 September mendatang.
"206 desa akan melaksanakan pilkades serentak yang tentunya ada potensi konfliknya, karena ada yang mengelola kepentingan pribadi menjadi kepentingan konflik umum, maka harus ada deteksi dini agar konflik tidak terjadi dan meluas," tutur Suyono saat membuka rapat kordinasi menjelang Pelantikan anggota DPRD dan Pilkades Serentak, Senin, (5/8/2019).
Dikatakannya, Camat dan Kapolsek harus dapat memetakan desa yang rawan konflik.
"Kalau ada konflik harus segara mengambil tindakan, yang tentunya untuk antisipasi agar wilayahnya tetap konduaifitas tapi solutif," ujarnya.
Suyono juga meminta agar awasi pergerakan bandar atau cukong - cukong yang akan mencari keuntungan pribadi sehingga harus terus intens lakukan komunikasi dengan masyarakat desa agar bisa terproteksi dari hal - hal tersebut.
"Pendaftaran Pilkades akan berlangsung 8 Agustus, sehingga sudah ada pergerakan bakal calon kepala desa. Maka komunikasi dan koordinasi terus agar tercipta situasi kondusif," ujarnya.
Disampaikannya, Pemilu 2019 di Kabupaten Batang sudah berjalan damai, sukses tanpa ekses, ini semua berkat sinergitas Polri, TNI dan masyarakat yang sudah dewasa dalam berpolitik.
"Maka Jangan sampai pilkades melukai Pemilu yang sudah tercipta dengan damai," pungkasnya.(din)