Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sebelum Meninggal Tertabrak Kereta Api di Semarang, Biyani Sempat Makan Nasi dan Perkedel

Seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Lokasi seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Selasa (6/8/2019), semula dalam keadaan linglung.

Beberapa warga menuturkan, korban yang diketahui bernama Biyani dengan usia 80 tahun ke atas tersebut sempat ragu-ragu melewati perlintasan kereta api Damarwulan II tersebut.

Hal itu disampaikan Yitno, seorang penjual Soto di warung Soto Ayam "Pak Yitno" yang mendengar kejadian tersebut dari seorang tukang sayur.

"Tidak ada yang melihat kejadian itu.

Namun kata tukang sayur tadi Mbahnya maju-mundur waktu naik rel.

Mungkin ragu karena sudah melihat kereta dari jauh," kata Yitno.

Saat melihat jasad Biyani, Yitno mengaku masih utuh.

Hanya ada sedikit luka di kaki kanannya.

"Saat saya melihat mbahe sudah dalam keadaan tergelebak.

Sekira satu langkah dari rel," kata Yitno.

Saat itu pula Yitno lantas terkaget.

Menurutnya, Mbah Biyani seringkali makan di warungnya dengan uang seikhlasnya.

Mbah Biyani seringkali hanya meminta nasi putih dan lauk perkedel dengan minuman air putih atau teh hangat.

"Tadi pagi Mbahnya makan di sini, seperti biasa nasi putih dan perkedel.

Mau ngasih saya koin Rp 1000, saya bilang nggak usah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved