Sebelum Meninggal Tertabrak Kereta Api di Semarang, Biyani Sempat Makan Nasi dan Perkedel

Seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota

Sebelum Meninggal Tertabrak Kereta Api di Semarang, Biyani Sempat Makan Nasi dan Perkedel
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Lokasi seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang nenek yang terserempet kereta api di perlintasan tanpa palang pintu belakang Pasar Karangayu, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Selasa (6/8/2019), semula dalam keadaan linglung.

Beberapa warga menuturkan, korban yang diketahui bernama Biyani dengan usia 80 tahun ke atas tersebut sempat ragu-ragu melewati perlintasan kereta api Damarwulan II tersebut.

Hal itu disampaikan Yitno, seorang penjual Soto di warung Soto Ayam "Pak Yitno" yang mendengar kejadian tersebut dari seorang tukang sayur.

"Tidak ada yang melihat kejadian itu.

Namun kata tukang sayur tadi Mbahnya maju-mundur waktu naik rel.

Mungkin ragu karena sudah melihat kereta dari jauh," kata Yitno.

Saat melihat jasad Biyani, Yitno mengaku masih utuh.

Hanya ada sedikit luka di kaki kanannya.

"Saat saya melihat mbahe sudah dalam keadaan tergelebak.

Sekira satu langkah dari rel," kata Yitno.

Halaman
123
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved