Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dinas Peternakan Karanganyar Pastikan Hewan Kurban yang Dijual Dalam Kondisi Sehat

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Pihak Disnakan Karanganyar saat melakukan tetes mata kepada kambing yang mengalami sakit mata. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban.

Disnakan menerjunkan dokter hewan dan petugas dari kecamatan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan serentak di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Plt Kepala Disnakan Karanganyar, Siti Maesaroh mengatakan, pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat, tidak mengandung penyakit menular dan layak disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha.

Mereka melakukan pengecekan di sejumlah tempat penjualan kambing kurban yang berada di Kelurahan Jungke Kecamatan Karanganyar dan ternak sapi yang berada di Badran Baru Desa papahan Kecamatan Tasikmadu.

"Beberapa tempat insyaallah baik.

Cuma ada beberapa agak kurus tapi sehat.

Kita memberikan edukasi kepada masyarakat, yang baik itu hewan yang kita beri Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," kata Siti Maesaroh kepada para wartawan, Rabu (7/8/2019).

Siti mengungkapan, adapun dari hasil pemeriksaan, ada kambing yang mengalami sakit mata atau radang mata, akan tetapu itu masih ditolerir dan itu masih halal.

"Kalau pengobatan dengan injeksi sehingga masuk ke dalam peredaran darah tidak diperbolehkan.

Harus ada jeda setelah pengobatan 2 minggu, karena masih ada residu.

Kalau misalkan hari ini diinjeksi besok disembilih masih ada obatnya," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban dalam kondisi sehat dan cukup umur.

Serta menggunkan prinisip Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Selain itu ia juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak memotong betina yang masih produktif.

"Tidak boleh memotong betina produktif, yang dipotong yang jantan. betina biar beranak," pungkasnya.

Lebih lanjut, selain pengecekan hewan kurban ini akan dilakukan sampai hari H, untuk mewaspadai penyaki menular kepada manusia.

Disnakan mencatat, populasi sapi dan domba pada tahun ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dari tahun lalu.

Siti menuturkan, populasi sapi sekitar 60 ribu se-Kabupaten Karanganyar dan domba sekitar 100 ribu lebih.

Pedagang kambing, Ngadiyanto mengatakan, ia dapat menjual kambing sebanyak 150 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha tahun lalu.

"Tahun ini ada sekitar 100 ekor lebih.

Jenisnya jawa, gimbal, gibas dan etawa.

Paling mahal gibas.

Harganya berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 3,8 juta," katanya kepada Tribunjateng.com.

Kepada Tribunjateng.com, ia mengaku sudah 5 tahun lamanya menjadi menjadi pedagang kambing sekaligus mengurus kambing milik Sutar.

"Hari biasa setor di 8 warung (olahan daging kambing).

Satu warung satu ekor per hari.

Menjelang Hari Raya Idhul Adha bisa menjual sekitar 15-20 ekor perhari," ungkapnya.

Adapun Ngadiyanto membeli kambing dari wilayah Wonogiri, Ponorogo, Pacitan dan Karanganyar.

"Kebanyakan dari Wonogiri," terangnya.

Dibandingkan Hari Raya Idul Adha tahun lalu, pada tahun ini harga kambing mengalami kenaikan sekitar Rp 500 ribu per ekor.

Sementara itu Peternak Sapi di Badranbaru Papahan, Kutut Lambang Pujadi menyampaikan, sebanyak 250 ekor sapi miliknya hampir semuanya laku jelang Hari Raya Idhul Ahda tahun ini.

"Kebanyakan sapi dibeli dari Pracimantoro.

Rata-rata jenis cros.

Harga mulai dari Rp 16,5 juta sampai Rp 30 juta," ungkapnya.

Ia mengaku mendekati Hari Raya Idul Adha harga sapi mengalami kenaikan.

"Kalau beli 4-5 bulan sebelum hari H harganya tidak naik.

Kalau mendekati hari H, harga yang semula Rp 19 juta, bisa menjadi Rp 21 juta," tutur Kutut.

Pihaknya juga menjual domba dengan harga berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved