Pertumbuhan Ekonomi Jateng Baru Sampai 5,62 Persen, Bisakah Capai Target 7 Persen?

Pertumbuhan ekonomi di Jateng baru mencapai 5,62 persen pada triwulan ke 2 2019 secara year on year

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Baru Sampai 5,62 Persen, Bisakah Capai Target 7 Persen?
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pertumbuhan ekonomi di Jateng baru mencapai 5,62 persen pada triwulan ke 2 2019 secara year on year. Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pertumbuhan hanya 3,54 persen.

Data tersebut dirilis oleh Badan Pusat Statistik Jateng. Hasil itu tentu menjadi gambaran disaat tahun ini tinggal menyisakan sekitar lima bulan lagi, target pertumbuhan ekonomi tujuh persen ternyata masih jauh dicapai.

Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono menjelaskan pertumbuhan itu didukung oleh beberapa kategori lapangan usaha. Yang tertinggi diduduki kategori penyedia akomodasi dan makan minum sebesar 19,40 persen.

"Tingginya pertumbuhan dari kategori tersebut tidak terlepas dari meningkatnya permintaan makanan dan minuman yang mendukung pada pemilihan umum," terang Sentot dalam keterangan tertulis.

Faktor lain yang mendukung pertumbuhan kategori makanan minuman dan akomodasi adalah karena pada triwulan II terdapat momen Ramadan dan Idulfitri yang juga meningkatkan permintaan di tingkat masyarakat.

Meski demikian kedua peristiwa itu tidak akan kembali hadir pada kuartal ke tiga dan ke empat mendatang. Lalu bagaimanakah agar Jateng bisa setidaknya mendekati target pertumbuhan ekonomi tujuh persen?

"Sebenarnya itu akademisi yang mungkin bisa menjabarkan. Namun dari pandangan kami sebenarnya ada beberapa kategori yang belum tergarap maksimal dan potensinya cukup besar," ucap Sentot.

Ia menyebut Industri yang patut didorong untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi di sisa tahun 2019 ini adalah kategori jasa akomodasi dan pariwisata.

Menurutnya selain potensial, triwulan ketiga dan ke empat biasanya akan menjadi musim puncak bagi perhotelan, penerbangan, dan pariwisata. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved