Warga Tambakrejo Tagih Janji BBWS Pemali Juana Terkait Hunian Sementara yang Masih Kurang

Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, yang terdampak penggusuran proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) menagih janji

Warga Tambakrejo Tagih Janji BBWS Pemali Juana Terkait Hunian Sementara yang Masih Kurang
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ilustrasi - BBWS Pastikan Bedeng untuk Huntara Rampung Dalam Dua Pekan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, yang terdampak penggusuran proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) menagih janji Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait pembangunan hunian sementara (huntara).

Ketua RT 05 RW 16 Tambakrejo, Rahmadi mengatakan, selama ini pihak BBWS belum memenuhi hal yang menjadi kesepakatan bersama antara warga, BBWS, Wali Kota Semarang, dan Gubernur Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Pada saat itu, BBWS bersedia membangunkan tiga unit huntara sebagai tempat tinggal sementara warga Tambakrejo sembari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di Tambakrejo.

Namun, hingga saat ini BBWS baru membangunkan dua unit huntara.

Tentu saja, dua huntara tersebut belum dapat menampung 97 KK yang tinggal di Kampung Tambakrejo.

"Kami masih kekurangan huntara, kami butuh sekali, ini sangat urgen, apalagi sebentar lagi musim hujan.

Kami khawatir barang-barang kami yang diluar terkena hujan," ungkap Rohmadi, Jumat (9/8/2019).

Dikatakannya, dari dua unit huntara, satu keluarga hanya mendapat jatah 3x4 meter saja.

Ukuran tersebut hanya cukup untuk tidur.

Sedangkan, peralatan dapur masih diletakkan di luar huntara.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved