Warga Dukuh Jawar Tak Takut Meski Status Gunung Slamet Meningkat, Percaya Sosok Ini Jaga Desa

Warga Dukuh Jawar, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yakin pemukiman mereka tidak akan terkena bencana akibat peningkatan

Warga Dukuh Jawar Tak Takut Meski Status Gunung Slamet Meningkat, Percaya Sosok Ini Jaga Desa
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Warga Dukuh Jawar, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulo Sari, Kabupaten Pemalang, yang tinggal empat kilometer dari puncak Gunung Slamet, masih melakukan aktivitas seperti biasa, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Warga Dukuh Jawar, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yakin pemukiman mereka tidak akan terkena bencana akibat peningkatan status Gunung Slamet.

Warga menganggap sosok tak kasat mata yang sering disebut Mbah Sulaiman, akan melindungi desa dari bencana.

Warga pun kini masih beraktivitas seperti biasa.

Bahkan beberapa masih sempat memasang bendera untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, meski pemukiman hanya berjarak empat kilometer dari puncak.

“Kami percaya Mbah Sulaiman akan melindungi desa, karena ia sesepuh desa kami.

Buktinya lima tahun lalu saat Gunung Slamet hampir meletus, satupun warga tidak ada yang terkena dampaknya,” jelas Rosidin (42) warga Dukuh Jawar kepada Tribunjateng.com, Sabtu (10/8/2019).

Dilanjutkannya, warga sudah mendengar adanya peningkatan status Gunung Slamet.

Namun warga tetap melakukan aktivitas seperti biasa.

“Kalaupun statusnya naik hingga awas, kami juga tidak akan pindah.

Karena kami percaya desa ini terlindungi,” paparnya.

Sementara itu Sukirno, Kadus Kandang Gotong Desa Clekatakan, yang juga berada di lereng Gunung Slamet, menjelaskan, warga tidak ada panik karena peningkatan status Gunung Slamet.

“Bagi warga hal seperti ini biasa saja, warga juga tidak ada yang was-was.

Bahkan masih pergi ke ladang yang jaraknya kurang dari tiga kilometer dari puncak,” terangnya.

Ditambahkannya, desa terlindungi oleh tebing, serta warga percaya adanya sosok Mbah Sulaiman yang akan melindungi desa dari bencana.

“Mbah Sulaiman dipercaya sebagai pelindung desa, ia bersemayam di pos IX jalur pendakian Gunung Slamet tepat di bawah puncak,” tambahnya. (Bud)

Dana Hibah Rehab RTLH Kemensos RI Diserahkan Pasca TMMD Reguler Tegal

Kres dan Yustika Sisihkan Puluhan Finalis dan Menangkan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Tegal

Di Polres Purworejo Irjen Rycko Tegaskan Hukuman Berat Bagi Anggota Polri yang Bermain Narkoba

Tugas Sebagai Satgas TMMD Tegal Usai, Babinsa Jatimulya Kawal Bantuan Sembako PKH

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved