Penemuan Mayat Terapung di Sungai Dekat Pantai Marina Semarang, Berikut Ciri-cirinya

Jasad seorang laki-laki ditemukan terapung di perairan sungai Si Angker dekat pantai Marina perbatasan Kelurahan Tawangsari dan Tambakharjo

Penemuan Mayat Terapung di Sungai Dekat Pantai Marina Semarang, Berikut Ciri-cirinya
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Polisi dibantu tim SARDA mengevakuasi jasad lelaki tanpa identitas yang ditemukan mengambang di Kalisangker Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jasad seorang laki-laki ditemukan terapung di Kalisangker dekat pantai Marina perbatasan Kelurahan Tawangsari dan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Senin (12/8/2019) sore.

Sebelumnya, seorang anggota Penerbad Lanumad, Rudi Krisdianto mengatakan, dirinya menerima informasi melalui telepon oleh seorang pekerjanya di tambak sekitar pukul 15.00 WIB menjelang waktu ashar.

Katanya, pria yang ia sebut dengan nama Ajis itu memberitahukan adanya jasad (jenazah) terapung di perairan tak jauh dari tambak tempat bekerja.

"Dapat kabar ada jenazah terus saya hubungi pimpinan. Baru kemudian pimpinan bersama kepolisian Semarang Barat dan yang lain datang sekitar 15 menit setelahnya," tuturnya.

Bersama tim relawan dan Inafis Polrestabes Semarang atas komando kepolisian, Rudi bergerak menggunakan perahu sampan menuju titik lokasi mayat yang diperkirakan sejauh 500 meter dari daratan tempat penitipan perahu.

Menurut Rudi, kondisi jenazah saat akan dilakukan evakuasi dalam keadaan tengkurap.

Jasad dalam keadaan utuh lengkap dengan baju, celana panjang serta jam tangan berwarna hitam.

Akan tetapi, kondisi mulut terus mengeluarkan darah dengan keadaan sedikit bengkak.

"Kalau bau tetap bau tapi belum menyengat. Sepertinya masih baru belum 3 hari," terang Rudi.

Kapolsek Semarang Barat AKP Muhammad Kholil yang ikut serta terjun ke lokasi menjelaskan, pihaknya telah mengecek pada semua baju yang dikenakan jenazah namun nihil identitas.

Adapun baju yang disangka warga mirip baju pramuka yang dikenakan jenazah menurutnya belum dipastikan karena tidak ditemukan logo yang mencirikannya.

Meski begitu, satu-satunya temuan awal pasca olah TKP yakni sebuah bet di salah satu lengan jenazah bertuliskan Jakarta Timur.

"Tapi itu hanya sekedar bet seperti di jaket saja. Lebih lengkap setelah dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematiannya, lamanya, hingga identitasnya. Mungkin nanti malam laporan bisa didapat.

"Saat ini kita bawa ke RSUP DR Kariadi Semarang bersama tim PMI Kota Semarang, Inafis dan juga kepolisian," pungkasnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved