Dirlantas Polda Jateng Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Kasus Tabrak Lari Manahan

Kepolisian masih terus bekerja untuk mengungkap dugaan kasus tabrak lari di overpass Manahan Solo

Dirlantas Polda Jateng Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Kasus Tabrak Lari Manahan
YOUTUBE/TRIBUN JATENG
Kecelakaan detik-detik tabrak lari di overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kepolisian masih terus bekerja untuk mengungkap dugaan kasus tabrak lari di overpass Manahan Solo, Senin 1 Juli 2019.

Korban saat itu mengendarai sepeda motor tertabrak oleh mobil. Korban bernama Retnoningtri warga Serengan Solo meninggal dunia. Marthen Jelipele, suami korban berharap kepolisian bisa mengungkap dan menangkap pelaku tabrak lari tersebut.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksawan menyatakan, pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut. "Belum ada (perkembangan kasus). Yang jelas saat ini tim masih bekerja," kata Kombes Rudi melalui sambungan telepon, kemarin.

Dia meminta agar masyarakat bersabar. Menurutnya, butuh waktu untuk mengungkapnya. "Sudah ya mas. Ini sedang di jalan. Mau mendampingi Pak Kapolda kunker (kunjungan kerja)," jawabnya singkat.

Sebelumnya, Kombes Rudi pernah mengungkapkan telah mengidentifikasi jenis mobil pelaku. Namun pelat nomor belum jelas. Ditlantas masih berspekulasi terkait nomor polisinya. Pelat nomor yang dipakai pada mobil pelaku diduga bukan dua huruf, bukan AB atau AD, melainkan satu huruf.

Tribun Jateng mencoba konfirmasi lagi ke Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni pada Jumat (9/8) sore. Sesampai di Kantor Satlantas, Tribun bertemu Kompol Busroni di ruangannya. Namun, karena bukan jam dinas, Kasatlantas enggan diwawancara.

Lalu Tribun menanyakan waktu atau jam untuk bertemu kembali. Dia menjawab akan menerima wawancara pada Sabtu (10/8) pagi. "Pokoknya pagi," ucapnya ketika ditanya kembali kepastian waktunya.

Pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika hendak ditemui, yang bersangkutan tidak ada di ruangannya. Ruangannya terkunci. Tidak ada jawaban setelah diketuk beberapa kali.

Lalu Tribun mencoba menghubunginya melalui saluran telepon. Panggilan diangkat dan dia mengatakan tengah berada di acara resepsi pernikahan sopirnya.

"Saya sedang di resepsi ini. Tadi saya di kantor jam 09.30 WIB," jawabnya. Sejak hari itu belum ada jawaban lagi.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved