Trase Tol Bawen-Yogya dan Tol Solo Yogya, Rawan Jadi Permainan Spekulan Tanah

Pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta dan Tol Solo Yogya diprediksi memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi signifikan bagi DIY.

Editor: m nur huda
skyscrapercity.com/Tribun Jogja
LUSTRASI Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dan jalan Tol Solo-Yogyakarta 

TRIBUNJATENG.COM, BAWEN - Pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta dan Tol Solo Yogya diprediksi memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi signifikan bagi DIY.

Hal ini karena pembangunan exit tol yang diarahkan pada pengembangan kawasan dan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Akan tetapi, sebelum pembangunan dilaksanakan, maka diperlukan pembebasan lahan pada jalur fisik. Hal ini rawan menjadi permainan para spekulan tanah.

“Ngarsa Dalem (Gubernur DIY) punya pemikiran agar DIY jangan hanya dilewatin tol tetapi potensi ekonominya meningkat. Kami sudah bertemu dengan Jasa Marga terkait exit tol ini ada ketentuan di kota setiap 1 kilometer dan di luar kota setiap 5 kilometer, itu ada regulasinya dalam UU atau Perpres,” ujar Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Prof Edy Suandi Hamid kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/8/2019).

Menurut Edy, hadirnya exit tol ini nantinya bisa menjadi pintu masuk agar warga bisa mampir atau diarahkan ke tempat wisata di DIY.

Dengan makin banyak kunjungan, maka akan lebih banyak yang menghabiskan waktu lebih banyak.

“Banyaknya kunjungan ke hotel, tempat wisata, tempat makan dan pembelian souvenir ini juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Dari pengalaman empiris negara maju seperti negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Serikat, kemudahan akses tranportasi ini akan menumbuhkan ekonomi masyarakat juga. Hal ini pun, ujar Edy, juga akan meningkatkan perekonomian kawasan.

Hamengku Buwono X : Trase Tol Bawen-Yogya Selesai Dibahas, Tol Solo-Yogya Belum Selesai Soal Ini

“Kemudahan akses transportasi itu meningkatkan ekonomi masyarakat itu ada teorinya. Kalau kami lihat kemajuan Amerika dan Eropa Barat, infrastruktur atau jalan raya leading sektornya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kemudahan akses melalui tol ini juga akan membuat pengusaha lebih bergairah. Dirinya pernah mendapatkan keluhan dari pengusaha karena akses Solo dari Semarang lebih lancar. Begitu pula dengan akses Jawa Timur-Solo yang sudah lancar.

“Keluhan pengusaha Yogya karena pengusaha Solo lebih panen. Hal ini karena aksesnya lebih mudah ke Solo dari Semarang. Melihat tol Jawa Barat sudah ada, Jawa Tengah dan Jawa Timur juga ada. Kalau Yogya tidak ada maka dirugikan. Tol ini khan mempercepat produktifitas dan juga akses manusia,” urainya.

Rencana Peletakan Batu Pertama Tol Bawen-Yogya Akhir 2019, Trase Jalan Mayoritas Perbukitan

Desain Entry dan Exit Tol

Pemerintah Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah menyusun rencana dan desain entry dan exit tol yang berada di wilayah Yogyakarta.

Kepala Bappeda, Budi Wibowo menjelaskan, enam exit dan entry tol ini akan dibangun di jalan tol sepanjang 11 kilometer yang membelah dari kawasan Lottemart, Maguwoharjo sampai Ringroad Barat.

Enam jalan ini nantinya menuju ke kawasan-kawasan ekonomi dan wisata yang ada di Yogyakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved