Anies Baswedan Tegaskan Tunaikan Janji Kampanye, Begini Reaksi Para Narasumber ILC
Anies Baswedan menegaskan bahwa dirinya akan berkomitmen menunaikan janji kampanye selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Anies Baswedan menegaskan bahwa dirinya akan berkomitmen menunaikan janji kampanye selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan melalui acara ILC yang tayang pada Selasa (12/8/19).
Mulanya, Karni ILyas selaku pembawa acara menanyakan soal polemik sosial yang terjadi di Jakarta.
"Aturan genap ganjil dipersoalkan, reklamasi, soal jembatan, soal sampah juga dipermasalahkan, bagimana tanggapan Pak Anies," ujar Karni Ilyas.
Anies mengucapkan terimakasih lantaran sudah diundang di acara ILC.
"Saya baru datang soalnya ada urusan di Rawamangun, sehingga saya tidak bisa menyimak pendapat satu per satu narasumber di ILC ini.
Anies Baswedan mengatakan bahwa dirinya bekerja di Jakarta sebagai gubernur DKI Jakarta selama 5 tahun.
"Saya akan pegang janji saya selama kampanye, dan ini belum ada 5 tahun, kita dalam proses ke sana, InsyaAllah saya tunaikan janji saya," ujar Anies Baswedan.
Terkait pertanyaan soal jadi kandidat Pilpres, Anies terlihat geram.
Ia bercerita bahwa dirinya sebelum saat manju di Pilkada DKI Jakarta, ia sudah ditanyai soal maju jadi Kandidat Pilpres 2019.
"Saat saya maju di Pilkada DKI Jakarta, jadi calon gunernur saya sudah dapat pertanyaan soal pilpres 2019, apakah Pak Anies akan maju di pilpres 2019?
"Ini bukan pertanyaan yang baru bang, setiap musim, dan saya katakan saya akan melaksanakan tugas di Jakarta selama 5 tahun, tahun lalu," ujarnya.
ANies mengaku bahwa dirinya mendapat tawaran menjadi kandidat Pilpres 2019, namun ia tegas menolak tawaran itu.
"Saya ditarik-tarik ikut pilpres dan saya katakan tidak, saya akan konsisten laksanakan janji saya, dan saya katakan tidak ikut dan saya jalankan," ujar Anies.
Anies menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk mengurus DKI Jakarta.
Diketahui, pada tahun 2019, nama Anies Baswedan diisukan maju sebagai calon presiden 2019.
Anies lantas mengatakan dirinya hanya mau jadi penonton saja karena sudah ada calon presidennya.
"Ya begini kan sudah ada calonnya sekarang, sudah ada calon Presiden, sesudah ada calon Presiden kan saya bisa nonton aja," katanya.
Anies akan diusung partai nasdem di 2024
Surya Paloh menyebut partainya membuka kemungkinan untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai Calon Presiden pada tahun 2024.
"Sudah pastilah dukungan. Secara politik, lahiriyah, batiniyah lah dukungan," ujar Surya.
Partainya bersedia untuk mendukung namun semua keputusan dikembalikan kepada Anies.
Surya berharap agar dukungan tersebut tak hanya berasal dari satu partai politik namun datang dari berbagai pihak.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak banyak menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem yang menyatakan ada kemungkinan ia mendukung Anies pada Pemilihan Presiden 2024.
Menurut Anies, saat ini fokusnya hanya mengurus Jakarta dan belum merujuk pada Pilpres 2024.
"Saya bilang lagi ngurus Jakarta," ucap Anies menanggapi ucapan Surya Paloh yang diiringi tertawa, di Gedung DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).
Menanggapi itu, Surya Paloh menyebut potensi Anies sebagai capres masih ada.
Namun, masih banyak proses yang dilalui.
"Potensi ada."
"Tapi ada proses hantaran nah itu proses bersama-sama."
"Jadi potensi ada tapi (masih) mengurus Jakarta," kata dia.
Johny G Plate membantah
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate membantah Ketua Umum Nasdem Surya Paloh telah menyatakan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pemuli 2024.
Johnny mengatakan, Nasdem hanya meminta Anies untuk bekerja keras untuk kemajuan ibu kota DKI Jakarta.
Menurut dia, hal itu bukan pertanda Nasdem mendukung Anies di Pemilu 2024.
"Pak Surya bilang kinerja Anies itu bisa ditingkatkan."
"Kita harapkan itu ditingkatkan untuk kepentingan warga Jakarta."
"Kami bukan pendukung Anies, tapi untuk kepentingan warga Jakarta kita harus dukung Anies untuk Jakarta maju," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019).
Johnny mengatakan, Nasdem belum membahas kandidat-kandidat di Pemilu 2024.
Apalagi, saat ini presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf belum resmi dilantik.
"Enggak ada ngomong gitu."
"Kalau mau ditanya bagaimana pelantikan presiden, bagus hebat."
"Kok ngomong 2024, yang ini (Jokowi-Ma'ruf) aja belum dilantik," tuturnya.
Selanjutnya, Johnny mengatakan, pernyataan Surya Paloh soal memberi dukungan untuk Anies Baswedan dalam Pemilu 2024 adalah pelintiran dari media.
"Itu dipelantar-pelintir, kan tadi ada konferensi persnya kalau belum dengar putar aja di Metro, sudah menyimpang saja."
"Siapa yang mainin, siapa yang bilang?"
"Tidak ada sama sekali yang bilang capres," pungkasnya.(*)
• SPG Cantik Bilang Tidak Puas Setelah Berhubungan, Pelaku Emosi dan Menghabisinya, Ini Hasil Otopsi
• ILC Mendadak Hening saat Rocky Gerung Sebut Anies Gubernur Akal, Ahok Gubernur Mulut
• Begini Penampakan Tanaman Bajakah, Tak Beda Seperti Pohon Lainnya
• Dipo Latief Bereaksi Saat Nikita Mirzani Unggah Foto Arkana Mawardi Buah Hati Keduanya