Breaking News:

Tidak Kapok, Pengemis dan Gelandangan di Kota Tegal Sudah Pernah Terjaring Razia

Dinas Sosial Kota Tegal, Satpol PP, dan Polres Tegal Kota, pada Rabu (21/8/2019), berhasil menjaring 19 pengemis gelandangan dan orang terlantar

IST
Razia PGOT oleh Dinsos, Satpol PP, dan Polres Tegal Kota, pada Rabu (21/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Sosial Kota Tegal, Satpol PP, dan Polres Tegal Kota, pada Rabu (21/8/2019), berhasil menjaring 19 pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) di area Kota Tegal.

Dinsos bersama Satpol PP kian menggalakan razia penjaringan PGOT di Kota Tegal.

Namun dalam pendataan, tidak sedikit PGOT yang sebelumnya pernah dijaring tertangkap kembali.

Wahidin (50), warga Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, menyayangkan razia PGOT dengan orang- orang yang sama.

Menurutnya, beberapa PGOT yang pernah terjaring kembali lagi berkeliaran di tempat umum.

"Tapi, meski begitu semakin sedikit yang ditangkap oleh Dinsos.

Mungkin baiknya, sebelum dikembalikan ke keluarga, para PGOT diberi binaan seperti pelatihan keterampilan," kata Wahid kepada tribunjateng.com di Taman Poci Kota Tegal, Selasa (27/8/2019).

Pelantikan Anggota DPRD Karanganyar Periode 2019-2024 Sudah Siap Seratus Persen

Penemuan 4 Kerangka Manusia di Banyumas, Warisan Menjadi Motif Utama Pembunuhan Keluarga Sendiri

Hujan Ringan di Banjarnegara, BMKG Sebut Bukan Awal Musim Penghujan

Kasus Jual Beli Limbah B3, Walikota Akan Panggil Direksi RSUD Salatiga

Terpisah, Kabid Rehabilitasi Bantuan Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi mengakui adanya PGOT yang kembali lagi terjaring.

Meski begitu, menurutnya tidak banyak.

Ia mengatakan, sebetulnya PGOT yang terjaring oleh Dinsos diberi perjanjian supaya tidak tertangkap lagi.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved