Risky Heran Lihat Keris Menyerupai Naga di GOR Jatayu Pekalongan

Sejumlah murid nampak serius memperhatikan keris dalam pameran benda bersejarah di Gedung Olahraga (GOR) Jatayu, Kota Pekalongan.

Risky Heran Lihat Keris Menyerupai Naga di GOR Jatayu Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah pelajar dari Mts Salafiah Nurul Qomar Pekalongan, mengamati keris dan benda peninggalan budaya era kerajaan yang dipamerkan di GOR Jatayu Kota Pekalongan, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sejumlah murid nampak serius memperhatikan keris dalam pameran benda bersejarah di Gedung Olahraga (GOR) Jatayu, Kota Pekalongan.

Meskipun tak begitu paham baik jenis dan latar sejarah keris, namun pelajar tingkat sekolah menengah pertama itu terus memperhatikan serta mencatat apa yang mereka lihat.

Mereka adalah murid dari Mts Salafiah Nurul Qomar Pekalongan, yang diberi tugas mempelajari tentang sejarah keris.

Risky Amelia (13) satu di antaranya, yang mengaku tertarik dengan keris yang dipajang dalam pameran.

“Setahu saya keris bentuknya seperti pedang atau pisau, setelah melihat langsung ternyata berbeda, bahkan banyak bentuknya meliuk-liuk,” paparnya, Rabu (28/8/2019).

Isnaini Dorong 2020 Kolam Renang Milik Pemkot Pekalongan Kembali Diaktifkan

Bawaslu Jateng Catat Penggunaan Fasilitas Negara dan Kampanye di Masjid Banyak Dilakukan Caleg

Bupati Anggarkan Hampir Rp 1 Miliar, Jalan Menuju Curug Sikopel Pagentan Banjernegara Dibangun

Warga Patemon Tengaran Tak Lagi Kekurangan Air Sejak Ada Sumur Resapan

Diakui gadis kelas 8 itu, ia terheran-heran saat melihat beberapa keris dalam pameran yang menyerupai naga.

“Soalnya ada kepala naga di bawah keris, heran saya bentuknya bisa seperti itu, tapi menurut saya bentuknya bagus.

Saya jadi tambah ilmu karena datang ke pameran,” tuturnya.

Sementara itu Ara Safira (12) murid lainya, terlihat sibuk mencatat di depan keris yang dipapang dalam etalase kaca.

“Saya baru pertama kali melihat keris secara langsung, kami ditugasi mencatat mengenai bentuk serta informasi yang saya dapat dalam pameran,” ujarnya.

Adapun Musyafa mahasiswa KKN IAIN Pekalongan, pendamping pelajar Mts Salafiah Nurul Qomar, menambahkan, para pelajar sangat antusias saat diajak ke pameran benda bersejarah.

“Saya mengajak perwakilan beberapa kelas ke pameran untuk memberi pengetahuan baru terkait benda peninggalan budaya.

Mereka terlihat sangat antusias, mungkin baru pertama kali melihat keris ataupun benda lainya secara langsung,” tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved