OPINI Bara Yudihistira: Menuju Revitalisasi Kantin UNS Solo
Salah satu fasilitas yang saat ini sedang dikembangkan yaitu tekait dengan penyediaan sarana boga yaitu fasilitas kantin.
Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan operasional sepatutnya untuk memenuhi hygiene sanitasi makanan.
Hygiene Sanitasi makanan adalah upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang, tempat dan perlengkapannya yang dapat atau mungkin dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.
Pelaksanaan manajemen hygiene sanitasi perlu dilakukan untuk mengimbangi dengan penyediaan fasilitas kantin yang baik.
Hal ini sesuai dengan pasal 9 dalam peraturan yang sama yang menyatakan bahwa rumah makan dan restoran dalam menjalankan usahanya harus memenuhi persyaratan hygiene sanitasi.
Proses revitalisasi kantin UNS untuk menyelaraskan dengan program UNS menuju kampus kelas dunia perlu dilakukan secara menyeluruh baik dari segi fisik, sumber daya manusia (pengelola), manajemen pengelolaan serta dari sisi konsumen juga.
Pertama, dari segi fisik bangunan diperlukan adanya fasilitas hygiene sanitasi dengan jumlah yang cukup dan mudah diakses sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan baik oleh pengelola maupun konsumen.
Selanjutnya terkait dengan sumber daya manusia (pengelola) perlu dilakukan edukasi terkait dengan pengelolaan kantin sesuai dengan peraturan yang ada, mengingat makanan yang mereka sajikan akan berkaitan dengan kesehatan konsumen langsung.
Sehingga sebelum pengelola masuk maka dapat dilakukan edukasi, sehingga akan lebih siap ketika memulai usahanya.
Ketiga, terkait manajemen pengelolaan perlu diupayakan dilakukan secara optimal baik dari pihak UNS maupun pihak penyedia jasa hal ini terkait dengan service terhadap konsumen agar dapat menghasilkan layanan yang prima.
Kemudian dari segi konsumen perlu dilakukan edukasi juga mengingat keberjalanan operasional kantin didukung oleh peran serta dari konsumen juga.
Hal ini dianggap penting mengingat perilaku konsumen diperlukan dalam rangka untuk menjaga kebersihan dan lain sebagainya selama di kantin.
Makanan dengan rasa enak dan harga murah yang selama ini melekat pada makanan yang dijual di kantin UNS harus senantiasa diimbangi dengan aspek makanan yang aman, sehat, utuh dan halal.
Aspek keamanan tentu berkaitan dengan bebas kontaminasi baik kontaminasi fisik, kimia dan biologi maupun kontaminan berbahaya lainnya.
Selain itu makanan yang dijual hendaknya mempunyai nilai gizi yang baik, serta tidak tercampur dengan bahan lain.
Faktor kehalalan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan mengingat konsumen dari kantin UNS terdapat juga dari muslim, artinya bahan serta pengolahan dilakukan sesuai dengan syariat Islam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/opini-uns-4.jpg)