Kisah Penerima Bantuan PKH, dari Tinggal di Rumah Berdinding Bambu Kini Jadi Pengusaha Konveksi
Berkat bantuan program keluarga harapan (PKH), warga Dusun Cabean Kelurahan Wukiran Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang miliki usaha konveksi.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: suharno
Selain karena ingin mengentaskan diri dari kemiskinan, Sujinah pun menceritakan alasannya membuka usaha tersebut karena ingin membantu para wanita di sekitar tempat tinggalnya untuk bisa lebih mandiri.
Selain memiliki pendapatan sendiri, para tetangga juga memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan.
"Saya sebenarnya membantu tetangga dan teman-teman yang tidak bisa bekerja atau diterima di pabrik," ungkapnya.
Menambahkan keterangan Sujinah, Murtiningsih, Koordinator PKH Kabupaten Semarang menyatakan sudah banyak penerima PKH yang diwisuda dan bisa hidup mandiri.
Mereka tak hanya sudah memiliki kondisi ekonomi yang baik, namun juga mampu memberdayakan warga di sekitarnya.
Satu di antara mereka ialah Sujinah yang sudah diwisuda dari PKH sejak 2017 silam.
"Untuk yang akan diwisuda pada Desember 2019 ada tiga orang, sebelumnya sudah banyak yang diwisuda, namun data pastinya ada di kantor," ungkapnya.
Di Kabupaten Semarang sendiri untuk total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Tahap 4 Tahun 2019 sebanyak 27.629. (arh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/usaha-konveksi-sujinah-warga-dusun-cabean-kelurahan-wukiran-kecamatan-kaliwungu-kabupaten-semarang.jpg)