Mobil Esemka Dituding Mirip Buatan China, Luhut Binsar Panjaitan Geram: Mereka Kurang Kerjaan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia,Luhutm Binsar Panjaitan geram dengan tudingan mobil esemka yang disebut mirip buatan china.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia,Luhutm Binsar Panjaitan geram dengan tudingan mobil esemka yang disebut mirip buatan china.
Hal tersebut diucapkan Luhut BInsar saat ditemui KompasTV pada Selasa (10/9/19).
Luhut menegaskan bahwa semua proses pembuatan mobil Esemka Bima dibuat oleh orang Indonesia.
"Kenapa sih kita senang cari-cari, kan sudah jadi mobilnya, sudah ada pabriknya, kan semua pekerja orang Indonesia, " ujar Luhut.
Luhut menilai orang-orang yang membuat tuduhan seperti itu hanya orang-orang yang kurang kerjaan.
"Kita ini kurang kerjaan yang bilang itu, kurang kerjaan, semua orang melayu yang bekerja di situ, " ujar Luhut.
Luhut lantas mengatakan bahwa keberadaan mobil Esemka bisa dinikmati oleh semua kalangan karena harganya yang murah.
Terpenting menurutnya, mobil tersebut ada di pabriknya dan bukan kiriman dari tiongkok.
"Mobil-mobil murah, dipakai rakyat biasa, dipakai dari bulan atau dari mana, yang penting ada di situ mobilnya," ujar Luhut.
Sebelumnya, peresmian pabrik mobil Esemka oleh Presiden Jokowi, Jumat (6/9/2019), menjadi topik bahasan yang cukup populer di media sosial.
Dari sejumlah pembahasan, salah satu isu yang buat netizen penasaran, adalah desain mobil Esemka Bima yang sangat mirip dengan mobil buatan China.
Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) Eddy Wirajaya, sudah membantah rumor yang mengatakan Esemka merupakan rebadge dari mobil China.
Menurut Eddy, pabrik Esemka sudah memiliki ragam fasilitas untuk memproduksi mobil.
"Tidak, tidak benar itu (rebadge). Mobil yang ini kami produksi sendiri, tapi memang ada beberapa komponen yang masih kami impor. Komponen itu dikirim terurai dan kami rakit sendiri di pabrik," kata Eddy, dikutip dari Kompas.com.
Sebelumnya, saat pabrik Esemka selesai dibangun dan mulai ada aktivitas, memang juga sudah timbul rumor bahwa Esemka hanya mendatangkan mobil dari China dan mengganti emblemnya dengan Esemka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan-9.jpg)