Bentrok Warga Urut Sewu Vs TNI di Kebumen : 16 Warga Terluka, Ini Pernyataan Kapendam IV/Diponegoro

Sekelompok warga terlibat bentrok dengan anggota TNI di Desa Brecong Kecamatan Buluspesantren atau kawasan Urut Sewu, Kebumen

Bentrok Warga Urut Sewu Vs TNI di Kebumen : 16 Warga Terluka, Ini Pernyataan Kapendam IV/Diponegoro
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Letkol Kav Susanto Kapendam terpilih (kiri) berjabat tangan usai setah terima jabatan Kapendam dengan Kolonel Arh Zaenudin, Senin (5/8/2019) di Balai Diponegoro komplek Markas Komando (Makodam) IV Diponegoro Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Banyumanik, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sekelompok warga terlibat bentrok dengan anggota TNI di Desa Brecong Kecamatan Buluspesantren atau kawasan Urut Sewu, Kebumen, Rabu (11/9/2019).

Bentrokan dipicu pemagaran tanah warga oleh anggota TNI.

Awalnya, warga melihat anggota TNI melakukan pemagaran.

Warga lantas berbondong-bondong ke lokasi untuk menggagalkan pemagaran.

Anggota TNI berseragam kemudian membubarkan warga.

"Sesampai di lokasi, warga disuruh bubar dan dihadang oleh TNI bersenjata lengkap untuk menjaga pemagaran tersebut. TNI yang menjaga memukuli warga supaya bubar," sebut Pendamping Hukum Warga, Teguh Purnomo.

Sedikitnya enam belas warga mengalami luka akibat bentrok tersebut. Mereka mengalami luka akibat bukulan benda tumpul serta tembakan peluru karet.

Video bentrokan antara warga dan anggota TNi juga tersebar di internet.

Dalam video berdurasi 16 detik tersebut, terlihat TNI berseragam mengusir warga sambil membawa tameng dan tongkat.

Warga kemudian membubarkan diri pukul 10.00.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: galih permadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved