Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Haris Azhar: Usut Dugaan Pertemuan Irjen Firli Bahuri dengan TGB Zainul Majdi

Direktur Lokataru, Haris Azhar mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pertemuan Firli Bahuri dengan Gubernur NTB,TGB Zainul Majdi

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Haris Azhar: Usut Dugaan Pertemuan Irjen Firli Bahuri dengan TGB Zainul Majdi 

TRIBUNJATENG.COM- Direktur Lokataru, Haris Azhar mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pertemuan Firli Bahuri dengan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi

Hal tersebut diucapkannya saat diwawancarai Kompas TV pada Kamis (12/9/19).

Haris membeberkan ada 3 masalah yang terjadi di KPK.

"Haris mengatakan ada 3 masalah, yakni pada daftar nama yang lolos ke DPR, yang kedua mekanisme pengamboilan keputusan di komisi III, dan situasi politik," ujarnya.

Wawancara Eksklusif Gus Yaqut Ketua Umum GP Ansor: Eks HTI Mencoba Memukul Balik

Masjid Kapal Pesiar : Destinasi Baru di Kota Semarang, Foto di Atas Bukit yang Instagramable

Bolos Massal Ingin Wisata ke Borobudur, 71 Pelajar Bogor Ditangkap Polisi di Banyumas

Siapa Wanita Satu-satunya Yang Tewas Kecelakaan Nganjuk-Madiun, Ternyata Siswi SMKN di Ponorogo

Terkait dengan seleksinya, Haris mengaku bahwa ia merasa ada tanda tanya, luka dan kecurigaan.

Terkait dengan capim Firli Bahuri, Haris Azhar mengatakan bahwa ia ada catatan dugaan pelanggaran.

"Kalau melihat situasinya, ketika beliau masih di KPK memang ada temuan-temuan pelanggaran kode etik, tahun lalu, kantor saya mengirim surat ke KPK meminta informasi penanganan internalnya seperti apa terkait pengerusakan buku merah, dan surat kami belum terjawab juga," ujarnya.

Haris Azhar lantas berharap agar pertemuan Firli dengan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi diusut.

haris menilai ada kepentingan politik di balik permasalahan yang dihadapi KPK.

"Ada disuatasi politik yang seharusnya bisa dicegah jauh-jauh hari, tetapi kepanikan-kepanikan yang terjadi membuka fakta di gedung KPK," ujarnya.

"Sebenarnya ada kepentingan politik yang ingin membunuh KPK, misalnya masyarakat umum ingin KPK selalu melakukan OTT, tetapi ada pelaku politik yang ingin membatasi OTT dari KPK, terlebih ada surpres (surat presiden), situasi ini berhadap-hadapan," imbuhnya.

Haris Azhar lantas mengatakan sebaiknya ketua KPK yang masih menjabat saat ini, Agus Raharjo mengusut dugaan keterlibatan atau pertemuan Firli dengan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi.

"Saya lebih mendorong pimpinan KPK saat ini kerja saja, tangani kasus yang ada, misalnya dugaan pertemuan Firli dengan TGB," ujar Haris

"Sementara terkait dukungan kepada lembaga KPK biar dilakukan oleha masyarakat dan aktivis," ujar Haris.

Diketahui, Irjen Firli Bahuri ditetapkan sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved