Ganjar : 7 Kepala Sekolah di Jateng Diindikasi Terpapar Radikalisme
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan adanya indikasi radikalisme di sejumlah sekolah SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Tengah.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
"Silahkan laporkan ke kami, biar kami pemerintah yang urus.
Partisipasi masyarakat dibutuhkan, karena itu bagian dari kepedulian pada bangsa dan negara," jelasnya.
Selain Ganjar, dalam acara tersebut juga hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Hal sama dengan juga dilakukan Khofifah tentang masifnya penyebaran radikalisme di lingkungan sekolah.
"Bahkan ada survey dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta yang cukup mengerikan.
Tidak sedikit anak yang disurvey sepakat bahwa orang murtad boleh dibunuh," ucapnya.
Tak hanya kalangan siswa, sejumlah guru dan dosen lanjut Khofifah juga menjadi objek survey.
Dan hasilnya, banyak guru dan dosen yang memiliki paham radikal.
"Survey tersebut menunjukkan tingginya intoleransi di Indonesia.
Untuk itu saya mengajak mas Ganjar agar Jateng dan Jatim sering bertemu dan duduk bersama menyelesaikan persoalan-persoalan intoleransi," tegasnya. (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-ris.jpg)