Gudang Bom Brimob Terbakar, Kapolda Jateng: Terdeteksi Ada 40 Jenis Bahan Peledak

Disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, terdeteksi ada 40 jenis bahan peledak terdiri dari granat, ranjau darat

Gudang Bom Brimob Terbakar, Kapolda Jateng: Terdeteksi Ada 40 Jenis Bahan Peledak
Istimewa
Gudang Bom Mako Brimob Terbakar 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perkembangan terbaru penanganan terbakarnya gudang penyimpanan bahan peledak (bom) di Mako Brimob Srondol Banyumanik, Kota Semarang masih terkendala proses pengamanan.

Tim gegana berupaya mengamankan gudang tersebut dengan cara mencari dan menemukan sisa bahan peledak yang tersisa.

Hal tersebut dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian sebelum semuanya dinyatakan aman dan dilanjutkan olah TKP dari tim pennyelidik, laboratorium forensik, dan juga Inafis Polda Jawa Tengah.

Disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, terdeteksi ada 40 jenis bahan peledak terdiri dari granat, ranjau darat, dan sisanya mortir.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amleza Dahnil saat memberikan keterangan kepada awak media selepas Sertijab Kapolresta Surakarta dan Dirintelkam Polda Jateng, Selasa (20/8/2019) di Gedung Borobudur Polda Jateng.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amleza Dahnil 

Separo lebih dari jumlah tersebut sudah berhasil diamankan dengan menyisakan beberapa bahan peledak yang masih tertimbun reruntuhan bangunan.

"Separo lebih mayoritas granat sudah diamankan, namun belum semuanya.

Tentunya ini butuh proses.

Kenapa masih belum bisa olah TKP karena bisa jadi masih dimungkinkan terjadi ledakan lagi, soalnya bahan peledak," tutur Kapolda, Sabtu (14/9/2019).

Meski begitu, pihaknya telah mengijinkan para warga untuk kembali ke rumah masing-masing.

Dirinya menjamin keamanan warga setempat sayogyanya terjadi ledakan lagi serpihan yang dihasilkan tidak sampai ke warga.

Ditambahkan Kapolda, hasil dari pendataan yang dilakukan anggotanya hingga petang hari sejumlah 44 rumah warga mengalami kerusakan baik pada kaca, plafon, maupun genteng.

Hal tersebut sesegera mungkin dilakukan proses pembersiahan dan perbaikan sebagai bentuk tanggungjawab kepolisian.

"Kita lihat perkembangannya," harap Kapolda. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved