Video Detik-detik Perampokan 10 Kg Emas di Gubuk Purwodadi, Densus 88 Ikut Bergerak
Video detik-detik Kawanan penjahat perampok bersenjata api jenis pistol beraksi d[ toko emas Wisma Cahaya Dusun Pengkol Jati Desa Tlogomulyo
Penulis: Adelia Sari | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, GUBUK – Video detik-detik Kawanan penjahat perampok bersenjata api jenis pistol beraksi di toko emas Wisma Cahaya Dusun Pengkol Jati Desa Tlogomulyo Kecamatan Gubug Grobogan, Minggu (15/9/2019 sekitar pukul 11.00 WIB.
Video berdurasi 2 menit 17 detik telah beredar di masyarakat, dikabarkan emas yang berhasil digondol komplotan ini sebanyak kurang lebih10 kilogram perhiasan emas dan ditaksir nilai Rp 4,5 miliar dibawa kabur.
Dalam video tersebut digambarkan empat pria dengan menggunakan sepeda motor langsung masuk toko dan seorang pelaku menodongkan pistolnya.
Sambil menggertak, "Cepet jongkok, nak ora jongkok tak bedil ndasmu," (cepat jongkok, jika tidak jongkok tak tembak kepalamu).
Lalu dua pelaku lainnya langsung meloncat etalase dan mengambil segala macam perhiasan di etalase dan seorang lagi berjaga-jaga di luar.
Setelah para pelaku kabur, saksi melaporkan kejadian tersebut ke majikannya dan diteruskan ke Polsek Gubug dan Polres Grobogan.
Keempatnya mengenakan penutup wajah serta menggunakan sarung tangan dan tanpa melepas helm.
Saat ini Tribunjateng sedang konfirmasi dengan pihak terkait.
Sebuah sumber di kepolisian menyatakan kasus ini ditangani langsung oleh Polres Grobogan dan Polda Jateng.
Bahkan Densus 88 diterjunkan ke lokasi untuk membantu mengungkap kasus ini.
"Petugas masih berada di TKP untuk melalukan penyelidikan, mencari CCTV di sepanjang jalur,
masalahnya juga para pelaku memakai penutup wajah," ucap sumber kepolisian kepada Tribunjateng.com, Senin (16/9/2019).
Sebelumnya bulan lalu juga terjadi perampokan emas di Toko Emas Dewi Sri di Magetan, Sabtu (24/8/2019).
Ternyata pelaku telah enjadi target dalam radar pencarian orang oleh Densus 88 Mabes Polri.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, pria yang bernama Yunus Trianto (41) warga Jiwan, Madiun telah tercatat oleh pihak kepolisian karena tergabung dalam suatu kelompok teror tertentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perampokan-toko-emas-gubuk.jpg)