DPRD Kabupaten Pekalongan
Hindun : Pekan Raya Kajen 2019 Perlu Ada Evaluasi dari Berbagai Aspek
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun sangat mengapresiasi kegiatan acara Pekan Raya Kajen (PRK) 2019 ini.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun sangat mengapresiasi kegiatan acara Pekan Raya Kajen (PRK) 2019 ini.
Ada beberapa inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini dari Disperindagkop karena sangat berbeda dengan tahun sebelumnya dan juga perlu ada evaluasi dari berbagai aspek.
"Tentunya yang baik harus terus ditingkatkan dan yang kurang baik harus diperbaiki lagi supaya baik," kata Hindun.
Partisipasi masyarakat menurut laporan dari dinas juga cukup tinggi, transaksinya lumayan tinggi tetapi harus ditingkatkan lagi agar kedepan semakin lebih baik.
Hindun mengungkapkan terkait dengan potensi yang ditampilkan sebenarnya sudah cukup bagus, ada 4 zona yang ditampilkan diantaranya zona keluarga, zona multi produk, kuliner dan zona OPD serta instansi.
• Pembebasan Lahan Kampung Bahari Tambaklorok Masih Alot, Niamah Tetap Minta Ganti Untung Rp 500 juta
• Kapolres Semarang Hadiri Istighotsah Hari ke 7 Wafatnya BJ Habibie di Masjid Agung Al Mabrur
• Agar Tetap Sehat, Biddokkes Polda Jateng Beri Penyuluhan kepada 300an Anggota Polres Purworejo
• Mengadu ke Gubernur, Ratusan Kades di Rembang Kecewa Bupati Keluarkan Perbup yang Berpotensi KKN
"Potensi dari masyarakat seperti kuliner dan UMKM harus digali lagi dan masyarakat yang belum berpartisipasi dalam PRK tahun ini diharapkan tahun depan bisa mengikuti.
Secara garis besar acara PRK 2019 ini saya kira sudah bagus, tetapi harus dibenahi lagi supaya tahun depan lebih bagus lagi," jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinperindagkop dan UKM) Hurip Budi Riyantini menyampaikan, peserta PRK diibagi 4 zona, yaitu zona keluarga, multiproduk, kuliner, OPD/instansi serta melibatkan pedagang kali lima (PKL) 500 pedagang.
"Acara penunjang yaitu kesenian tradisional, live musik, dan penampilan grup-grup dari Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya, juga ada tari, talk show dan sebagainya. yang ini melibatkan 11 komunitas, terdiri dari 1.916 orang. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/prk-hindun-meneh.jpg)