Ini Strategi Samsat Semarang III Tagih Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor

Strategi Samsat Semarang III untuk menurunkan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Ini Strategi Samsat Semarang III Tagih Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor
IST
Petugas Samsat Semarang III melakukan door to door penagihan pajak kendaraan bermotor 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi wajib pajak tidak jarang mengalami penunggakan. Berbagai penyebab pun dimungkinkan mulai dari masalah ekonomi hingga lupa.

Disampaikan Kasie RPP Samsat Semarang III Cecep Suparman, ada strategi tersendiri untuk menurunkan tunggakan pajak kendaraan bermotor ini. Apa saja?

Pertama, Door to Door

Dalam melakukan langkah ini, ada strategi yang dilakukan.

Satu di antaranya adalah melakukan pemberitahuan terlebih dahulu melaui Surat Pemberitahuan Kewajiban Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (SPKPPKB).

Petugas Samsat Semarang III melakukan door to door penagihan pajak kendaraan bermotor.
Petugas Samsat Semarang III melakukan door to door penagihan pajak kendaraan bermotor. (IST)

"SPKPPKB memberikan informasi kepada wajib pajak sebelum masa pajaknya berakhir. Jadi kami beritahu dulu," ujarnya.

Kemudian setelah pihak Samsat melakukan pemberitahuan tersebut, apabila tidak ada tanggapan dari wajib pajak maka pihak Samsat akan menerbitkan SPKPPKB.

SPKPPKB ini dikirimkan ke wajib pajak agar segera membayar pajak.

"Ini tunggakan berjalan. Jadi, apabila wajib pajak terlambat satu hari sampai satu bulan atau bahkan satu tahun, kami menerbitkan SPKPPKB kepada pemilik kendaraannya," jelasnya.

Ia memaparkan, pihak Samsat Semarang III ini akan menurunkan tim.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved