Festival Kuliner Pekalongan, Puluhan Stan Kuliner Kekinian dan Tradisional Siap Menggoda Selera

Kudapan kekinian dan tradisonal yang menggoda selera pecinta kuliner itu sengaja disajikan dalam festival kuliner Pekalongan

Festival Kuliner Pekalongan, Puluhan Stan Kuliner Kekinian dan Tradisional Siap Menggoda Selera
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sejumlah pengunjung memadati stan di festival kuliner Pekalongan yang digelar di GOR Jatayu Kota Pekalongan, Jumat (20/9/2019) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Puluhan Stan kuliner terjajar di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Jatayu kota Pekalongan.

Kudapan kekinian dan tradisonal yang menggoda selera pecinta kuliner itu sengaja disajikan dalam festival kuliner Pekalongan.

Tercatat ada 60 stan kuliner yang bisa dikunjungi oleh masyarakat selama empat hari.

Pasalnya festival kuliner yang digelar Pemkot Pekalongan dibuka sejak Kamis (19/9/2019) hingga Minggu (22/9/2019) mendatang.

Tak hanya di dalam GOR bahkan food truck juga ikut meramaikan festival kuliner tersebut.

Sejumlah pengunjung pun mengaku senang bisa datang ke festival kuliner, karena bisa menikmati berbagai kudapan lezat.

“Dari steak hingga gudek ada semua, bahkan sampai bingung mau memilih makanan apa,” jelas Dian Kartika (25) pengunjung asal Kabupaten Pekalongan, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Dian harga yang ditawarkan dalam festival kuliner juga ramah dikantong.

“Tidak begitu mahal menurut saya, kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu sudah bisa kenyang,” paparnya.

Adapun Ketua Pelaksana Festival Kuliner Pekalongan, Oky Purnamandalu, menuturkan, pengunjung yang datang juga dihibur oleh sejumlah musisi.

“Ada live musik juga, dan yang mengisi stan kuliner tidak hanya dari Kota Pekalongan, bahkan sampai Brebes dan Tegal,” ujarnya.

Ia menargetkan festival kuliner bisa digelar di Kota Pekalongan setahun dua kali.

“Yang belum bisa kami gandeng adalah pengusaha makanan khas Pekalongan, mungkin dalam acara berikutnya akan kami ajak untuk memeriahkan,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengaku takjub dengan antusias pengunjung.

“Antusias pengunjung luar biasa, ditambah dengan penyajian kuliner di setiap stan baik makanan Jepang, Eropa maupun tradisional. Yang kurang adalah makanan khas Pekalongan sendiri, mungkin kedepan pelaku kuliner khas Pekalongan bisa diajak bergabung,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved