Breaking News:

Bupati Abdul Hafidz Tegaskan Hari Tani Jadi Momentum Perkokoh Pertanian Rembang

Sebanyak 1.079 orang dari berbagai elemen masyarakat menjadi peserta sepeda santai bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang

Humas Setda Rembang
Kegiatan di sela sepeda santai, pemotongan tumpeng dalam peringatan Hari Tani di Rembang oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, Minggu (22/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Sejumlah 1.079 orang dari berbagai elemen masyarakat menjadi peserta sepeda santai bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, Minggu (22/9/2019).

Sepeda santai melalui rute sepanjang 8,5 kilometer, mulai dari Pendopo Museum Kartini hingga finish di Gedung Olah Raga (GOR) Rembang.

Acara tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Tani Nasional oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat memberikan sambutan pada acara pagi itu mengatakan, pertanian merupakan salah satu pilar kehidupan bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu Presiden Republik Indonesia Pertama yaitu Bung Karno (Ir. Soekarno) pada tahun 1960 telah menetapkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Dasar Pokok-pokok Agraria atau lebih dikenal dengan UUPA dan sejak saat itulah setiap tanggal 24 September diperingati sebagai hari Tani Nasional.

Menurutnya, semangat momentum hari tani nasional ini perlu dijadikan sebagai motivasi bersama, mengingat mayoritas penduduk Rembang, selain disektor kelautan merupakan seorang petani.

Oleh karena itu dinilai perlu adanya intervensi dari pemerintah untuk membantu para petani mulai dari bibit, pupuk hingga alat pertanian sehingga bisa menekan biaya yang dikeluarkan para petani.

Bupati menyadari, minat generasi saat ini untuk bekerja disektor pertanian sangatlah sedikit.

Dilihat dari sisi penghasilan, keuntungan seorang petani saat panen pun juga sangat minim.

Proses pengolahan hasil pertanian merupakan solusi terbaik untuk meningkatkan nilai atau penghasilan dari petani, ketika penghasilan petani meningkat itu akan menjadi magnet tersendiri bagi generasi muda untuk mau terjun di dunia pertanian.

Meskipun harga (hasil pertanian) tidak terlalu mahal tetapi cost untuk petani minim. Sehingga kesejahteraan para petani ini bisa meningkat.

"Inilah salah satu cara Pemerintah didalam mengelola pertanian. Mudah-mudahan generasi kita ini nanti menjadi generasi yang cinta petani. Karena dengan petani bangsa kita akan menjadi bangsa yang sejahtera," kata Hafidz.

Kepala Dinas Pertanian (Dintanpan) Kabupaten Rembang Suratmin, menyebutkan, peringatan hari tani di Kabupaten Rembang digelar selama 3 hari mulai 22 - 24 September 2019, sekaligus penyelenggaraan lomba potensi peternakan dan gebyar Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (UPSUS SIWAB) se-Jawa Tengah.

Selain sepeda santai, pada hari pertama penyelenggaraannya diadakan juga pasar murah untuk warga kurang mampu di desa setempat dan lomba kontes kicau burung.(Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved