Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Akseleran Ramaikan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019

Fintech P2P Lending Akseleran ramaikan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 23-24 September 2019.

Istimewa
Foto Akseleran berpartisipasi pada kegiatan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 23-24 September 2019, di Jakarta Convention Center (JCC). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fintech P2P Lending Akseleran ramaikan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 23-24 September 2019.

Kehadiran Akseleran di pameran fintech terbesar di Indonesia tersebut, sebagai wujud nyata untuk turut meningkatkan literasi dan inklusi teknologi keuangan khususnya mengenai layanan fintech pendanaan atau peer to peer lending.

Adapun IFSE 2019 diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), bersama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

Dalam siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan mengatakan, animo masyarakat cukup tinggi untuk mengenal dan memahami lebih dalam tentang Akseleran, sebagai layanan Fintech P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

"Setidaknya ada lebih dari 1.000 orang yang datang ke Booth kami dan rata-rata cukup antusias untuk mengetahui bagaimana menjadi pemberi dana pinjaman (lender) di Akseleran,” tutur Ivan, pada Tribunjateng.com, Rabu (25/9/2019).

Dijelaskam, kehadiran Akseleran di IFSE 2019 sangat penting untuk memperluas dan memperkuat tingkat pemahaman masyarakat, terhadap akses pembiayaan dan akses pendanaan yang mudah, aman, dan menguntungkan di luar dari layanan keuangan konvensional yang sudah ada saat ini.

Setidaknya, kata Ivan, tren positif terus ditunjukkan oleh Akseleran dengan mencatat total penyaluran pinjaman secara kumulatif sebesar Rp 706 miliar hingga pertengahan September 2019, dengan rata-rata per bulan telah menembus sebesar Rp 70 miliar.

“Kami targetkan total penyaluran pinjaman hingga akhir tahun 2019 secara kumulatif mencapai sebesar Rp 1,1 triliun, jauh meningkat dibandingkan realisasi di akhir tahun lalu sebesar Rp 210 miliar. Khusus untuk tahun ini, kami targetkan mencapai Rp 900 miliar dan kami harus kebut di Oktober,” paparnya.

Adapun untuk penyaluran pinjaman kepada para pelaku usaha atau UKM, Akseleran saat ini masih fokus dengan produk unggulannya berupa Invoice Financing yang berkontribusi lebih dari 90 persen dari total bisnis Akseleran.

Ke depan, Akseleran akan memperbesar Supply Chain Financing yang telah memberikan kontribusinya sekitar 10-15 persen, dan tetap membidik UKM kelas menengah ke atas karena tingkat risikonya lebih terjamin dibandingkan kelas mikro.

“Proses pembiayaan Supply Chain jauh lebih cepat dengan melakukan penilaian hanya kepada payer, tanpa menilai borrower karena telah tercatat menjadi mitra. Dengan tren yang terus menanjak, kami harapkan dari total penyaluran pinjaman sebesar Rp 1,1 triliun di akhir tahun dapat tersalurkan kepada lebih dari 2.000 pinjaman dengan jumlah lender lebih dari 200 ribu,” ungkapnya.

Hingga Juni 2019, secara kumulatif Akseleran telah menyalurkan pinjaman di Jateng sebesar Rp 22,3 miliar ke lebih dari 200 peminjam. Sementara untuk nilai investasi Akseleran di Jateng mencapai hampir Rp 30 miliar berasal dari 1.200 pemberi dana pinjaman (lender).

Adapun dari jumlah nilai investasi sebesar Rp 30 miliar tersebut, sekitar 76 persen bersumber dari Kota Semarang dengan jumlah lender hampir sebanyak 300 orang.

"Pertumbuhan ini, tentu akan turut menopang target penyaluran pinjaman Akseleran secara Nasional di akhir tahun ini sebesar Rp 1,1 triliun, yang disalurkan kepada lebih dari dua ribu pinjaman dan meraup sekitar 200 ribu lender yang tersebar di seluruh Indonesia," tandasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved