Percikan Api Muncul Dari Alat Pengecekan Uang, Bank Syariah Sragen di Karanganyar Terbakar

Namun kebakaran tersebut baru diketahui karyawan bank dan koperasi yang terletak di samping barat ruko pada keesokan harinya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Suasana terkini, Kamis (3/10/2019), di Bank Syariah Sragen KC Karanganyar yang mengalami kebakaran kemarin Rabu (2/10/2019) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kebakaran melanda Bank Syariah Sragen Kantor Cabang (KC) Karanganyar yang berada di Jalan Nusa Indah IV Nomor 17 RT 07 RW 14 Perumnas Palur Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Rabu (2/10/2019).

Namun kebakaran tersebut baru diketahui karyawan bank dan koperasi yang terletak di samping barat ruko pada keesokan harinya.

Dari informasi yang Tribunjateng.com himpun, Kamis (3/10/2019), tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Akan tetapi bagian depan kantor ludes terbakar serta satu unit motor yang ada di dalamnya.

Ruko kantor cabang tersebut berada di antara ruko Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah, BMT Nusa Ummat Sejahtera (BMT NUS) dan gudang sangkar burung.

Karyawan KPPS BMT NUS, Endro Susilo (38) mengetahui adanya kebakaran saat hendak membuka ruko koperasi pada Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 05.30.

"Saya mau membuka ruko, tapi mencium bau seperti kabel gosong," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (3/10/2019).

Kemudian selang beberapa saat, petugas kebersihan dari bank tersebut datang untuk membuka dan membersihkan kantor.

"Karyawan tahunya pagi. Mereka tadi juga bersih-bersih ruangan. Dari Polsek Jaten tadi juga datang," terang Endro.

Menurut keterangan Endro, saat dicek melalui CCTV yang ada di ruko bank tersebut, percikan api keluar dari alat pengecekan uang palsu.

"Tadi dicek dari CCTV, percikan api keluar dari alat untuk mengecek keaslian uang," jelasnya.

Endro menceritakan, warga sekitar yang tinggal di depan ruko bank syariah sempat mendengar adanya suara pecahan kaca pada Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 02.30.

Dari pantauan Tribunjateng.com di lokasi sekitar pukul 17.47, tertempel kertas bertuliskan "Kantor tutup sementara".

Sementara itu Kapolsek Jaten, AKP Lukman T Nofianto menyampaikan, saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan," katanya.

Barang elektonik dan peralatan kantor hangus terbakar.

Adapun kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan sebesar Rp 25 juta. (Agus Iswadi)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved