Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bertingkah Mencurigakan di SD Kanisius Semarang, Syahrul Diamankan Polisi

Polsek Pedurungan mendatangi TKP dan melihat Syahrul sedang adu mulut dengan warga sekitar.

Tayang:
Penulis: faisal affan | Editor: galih pujo asmoro
Istimewa
Syahrul Ramadhan (baju hitam) di depan SD Kanisius Semarang. Ia dilaporkan ke Polsek Pedurungan Semarang karenan tingkahnya mencurigakan, Kamis (10/10). Belakangan diketahui jika Syahrul mengidap gangguan jiwa setelah istrinya meninggal dunia akibat kecelakaan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi menangkap pria yang bertingkah mencurigan di SD Kanisius Semarang Jalan Malangsari, Tlogosari Kulon, Kamis (10/10/2019).

Kapolsek Pedurungan, Kompol Mulyadi, pria itu bernama Syahrul Ramadhan, yang tinggal di Dempel RT 04, RW 23, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Peudurungan.

"Ya benar. Pukul 07.00 WIB tadi kami menerima laporan ada orang mencurigakan yang mengintai sekolah SD Kanisius."

"Dicurigai orangtua siswa yang mengantar anaknya sekolah karena selalu mengambil video menggunakan ponselnya," tuturnya.

Usai mendapatkan laporan dari warga, pukul 07.30 WIB aparat dari Polsek Pedurungan mendatangi TKP dan melihat Syahrul sedang adu mulut dengan warga sekitar.

"Usai kami amankan, Syahrul kami cecar dengan beberapa pertanyaan."

"Berdasarkan pengakuannya, dia melakukan pemantauan dan memfoto kegiatan sekolah karena almarhum istrinya pernah bekerja di tempat tersebut."

"Ia meyakini almarhum istrinya beberapa kali datang ke SD Kanisius," bebernya.

Saat terjadi penangkapan, Syahrul mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nopol H 5633 JH.

Kemudian barang-barang yang dibawa yakni SIM C, ATM Mandiri, STNK, dan beberapa lembar uang.

"Untuk menindaklanjutinya, unit Intelkam Polsek Pedurungan mendatangi rumah ketua RT tempat Syahrul tinggal."

"Berdasarkan pengakuan ibu Kisno (ketua RT), Syahrul benar tinggal di lokasi tersebut dan sekitar tahun 2016 istri Syahrul yang bernama Eko Sri Soetanti meninggal dunia akibat kecelakaan di wilayah Tugu Semarang Barat."

"Sejak kejadian itu Syahrul mengalami gangguan jiwa," terang Mulyadi.

Ia menambahkan, Syahrul kerap kali mengajak tetangganya untuk berkelahi walaupun tidak ada permasalahan apapun.

Unit Intelkam Polsek Pedurungan juga sempat menemui ibu kandung Syahrul, Nur Lis.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved