Kasus Pasien Meninggal Ditolak RSUD Kajen, DPRD: Aturan BPJS Bikin Masyarakat Tambah Kesulitan

Kholis Jazuli menuturkan, kedatangannya bersama rombongan untuk mengklarifikasi terkait kasus yang sudah diketahui masyarakat luas.

Kasus Pasien Meninggal Ditolak RSUD Kajen, DPRD: Aturan BPJS Bikin Masyarakat Tambah Kesulitan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Jumat (11/10/2019), Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan kunjungi RSUD Kajen untuk klarifikasi kejadian pasien BPJS ditolak RSUD Kajen dan akhirnya meninggal dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan sidak ke RSUD Kajen, Jumat (11/10/2019).

Kunjungan tersebut terkait adanya kejadian pasien BPJS yang diberitakan, ditolak RSUD Kajen.

Tak sekadar ditolak, tetapi juga meninggal dunia pada beberapa hari lalu.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Kholis Jazuli menuturkan, kedatangannya bersama rombongan untuk mengklarifikasi terkait kasus yang sudah diketahui masyarakat luas.

"Komisi D menyayangkan kejadian yang menimpa pasien Badriyah (57) warga Dukuh Sontel Desa Legok kalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan itu."

"Meskipun, pihak RSUD Kajen mengaku petugas sudah melaksanakan tugas sesuai SOP."

"Oleh karena itu, kami klarifikasi. Karena semua masyarakat sudah tahu kasus itu."

"Maka kami klarifikasi agar tidak simpang siur infonya," kata Kholis kepada Tribunjateng.com, Jumat (11/10/2019).

Dikatakannya, dari kunjungan tersebut pihaknya tidak bisa menyalahkan rumah sakit 100 persen.

Karena, aturan BPJS memang mempersulit masyarakat dan mempersulit rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved