Tanpa Disokong APBN, Liga Santri Nusantara 2019 Tetap Berjalan
Liga Santri Nusantara yang sebelumnya disokong APBN, tahun 2019 ini terselenggara tanpa APBN.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Liga Santri Nusantara yang sebelumnya disokong APBN, tahun 2019 ini terselenggara tanpa APBN.
Ketua LSN Regional 1 Jawa Tengah, Fahsin M Fa"al mengatakan, sesuai semangat LSN yaitu melalui sepakbola, bisa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Tahun ini LSN tanpa disokong APBN.
Bukan karena berita yang sedang hangat, melainkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menantang Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) sebagai penyelenggara, untuk mendapat peluang setara kelas amatir di PSSI," jelasnya saat temu teknik bersama perwakilan peserta LSN 2019 di Hotel Amantis, Minggu (13/10/2019).
• Mampir di Kota Tegal, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Ikan Asap
• Di Demak, Petani Jual Tanah Sawah karena Kemarau Panjang, Dihargai Rp 70 Ribu per Bak Pikap
• Pakai Dana Desa, 70% Warga Sambungmacan Sragen Geluti Budidaya Tanaman Bonsai
• Pedagang Sebut Tempat Relokasi Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Kendal Hanya Dinding Berlantai Tanah
Fahsin menjelaskan, pendanaan nantinya akan dilakukan mandiri melalui sponsor atau iuran peserta.
Ia menambahkan, peserta LSN 2019 sekira 19 peserta dari sebelas kabupaten/kota region Jawa Tengah 1.
"Demak kembali menjadi pelaksana pertandingan, yaitu di Stadion Pancasila Demak pada 19-22 Oktober 2019, dengan sistem gugur," jelasnya.
Fahsin menjelaskan, LSN akan mengambil juara dengan empat kategori, yaitu juara 1, 2, 3, dan favorit.
Namun hanya juara satu yang akan meneruskan amanah Jawa Tengah untuk melaju di tingkat nasional. (Tribunjateng/Moch Saifudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/santri-kliga.jpg)