Afri Pacu Usaha Karangan Bunga dengan Mesin CNC

Membuat karangan bunga bukan hal yang mudah. Tetapi, bagi Afri Rismoko, membuat karangan bunga hanya butuh waktu setengah jam.

Afri Pacu Usaha Karangan Bunga dengan Mesin CNC
Ilustrasi karangan bunga 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Membuat karangan bunga bukan hal yang mudah. Tetapi, bagi Afri Rismoko, membuat karangan bunga hanya butuh waktu setengah jam.

Pasalnya, pemilik Manggar Florist di Pasar Bunga Kalisari itu menggunakan mesin Computer Numerical Control (CNC).

Menggunakan mesin tersebut, Afri mengklaim mampu memangkas waktu produksi. Mesin yang dikendalikan komputer itu dapat memotong styrofoam secara cepat dan presisi. Styrofoam merupakan bahan utama untuk membuat huruf dalam karangan bunga.

"Kalau membuat karangan bunga secara manual, normalnya membutuhkan waktu 2-3 jam setiap satu karangan bunga. Dengan menggunakan CNC, cukup satu jam, bahkan kalau langganan hanya setengah jam," katanya, Minggu (13/10).

Menurut dia, dari sekitar 40 pengrajin karangan bunga di Pasar Bunga Kalisari, hanya ada dua pengrajin yang menggunakan CNC. Masih banyak pengrajin yang bertahan menggunakan cara manual, karena harga mesin CNC cukup mahal, mencapai puluhan juta rupiah.

Selain dapat memotong styrofoam menjadi potongan-potongan huruf berbagai jenis, CNC juga dapat membuat logo dengan tingkat kerumitan tertentu. Diawali dengan mendesain menggunakan correl draw, hasil potongan CNC akan mirip dengan aslinya.

"Menggunakan CNC hasil tulisannya rapi, membuat logo apa saja bisa. Huruf apa saja bisa, mulai dari Latin, Arab, China, Jepang, atau yang lain," sebutnya.

Sejak menggunakan mesin itu sekitar 2 tahun lalu, Afri menuturkan, mampu menggenjot produksi karangan bunganya. Meningkatnya jumlah produksi itu lantaran usahanya mampu melayani permintaan karang bunga secara dadakan.

"Pelanggan sering pesan karangan bunga dadakan, misalnya untuk ucapan dukacita. Mereka pesannya dadakan, dan engin jadi cepat. Kami mampu melayani dengan hasil yang rapi. Dalam sehari, paling banyak saya pernah membuat 100 karangan bunga," tuturnya.

Namun, saat awal menggunakan mesin CNC, ia mengaku kesulitan mencari karyawan yang mampu mengoperasikan alat itu. Pasalnya, karyawan tersebut harus menguasai correl draw untuk mendesain.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved