Desa Situs Purbakala di Tegal Ini Jadi Langganan Kekeringan Setiap Tahun

Desa Semedo yang berada di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal merupakan salah satu wilayah langganan kemarau dan kekeringan setiap tahunnya.

Desa Situs Purbakala di Tegal Ini Jadi Langganan Kekeringan Setiap Tahun
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Warga Desa Semedo mengantre bantuan tangki air dari MRI ACT Tegal, Selasa (15/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Desa Semedo yang berada di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal merupakan salah satu wilayah langganan kemarau dan kekeringan setiap tahunnya.

Padahal, Desa Semedo diprospek bakal menjadi destinasi wisata di Kabupaten Tegal berkat penemuan banyak fosil dan situs binatang purbakala di sana.

Bahkan, Desa Semedo digadang-gadang bakal menjadi obyek wisata mancanegara bagi turis-turis dari kuar Indonesia yang menggemari ilmu arkeologi.

Namun, Desa Semedo setiap tahunnya rentan terdampak musibah kekeringan.

Banyak sumber air telah mengering sehingga warga yang membutuhkan air terpaksa harus pergi keluar desa untuk membeli air bersih.

Koorda Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) ACT Tegal, Gunawan Andriy menuturkan, dengan melihat kondisi itu, pihaknya memberi bantuan berupa distribusi air bersih di wilayah RW 1 dan RW 5, Desa Semedo dengan jumlah penerima manfaat sekitar 345 Kepala Keluarga.

Wabup Dedy : Kemiskinan di Sragen Bikin Saya Terenyuh, Bukan Cuma Miskin Harta Tapi Mental

2 Pejabat Utama di Polres Sragen Diganti, Ini Pesan AKBP Yimmy Kurniawan

140 Bidang Tanah dan Bangunan Terdampak Proyek Penataan Sempadan Sungai Lohji Pekalongan

Panji Curi 3 HP Milik Karyawan Hotel di Purworejo, Ambil Saat Korban Tertidur di Aula Hotel

"2 Truk tangki air sejumlah 14.000 liter air bersih kami hadirkan untuk sedikit membantu kebutuhan akan air bersih.

Pengadaan air bersih pada pendistribusian kali ini merupakan hasil kolaborasi ACT dengan Kitabisa.com," kata Andriy kepada Tribunjateng.com, di sela pemberian bantuan air, Selasa (15/10/2019).

Dia menuturkan, sampai dengan hari ini, MRI ACT Tegal telah menyalurkan total sebanyak 64.000 Liter untuk seluruh wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Tegal.

“Melihat luasnya wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Tegal, kami merasa jumlah sekian itu masih kurang.

Masih banyak desa yang belum dapat kita bantu.

Akan tetapi kami akan tetap terus bergerak untuk semaksimal mungkin dapat membantu para warga," sambungnya.

Sementara, Kepala Desa Semedo, Fatchul Qori menyambut baik kegiatan semacam ini karena dapat meringankan beban warga dalam hal krisis air.

“Sumbangsih dari ACT kepada warga kami sangat kami hargai dan saya mengucapkan banyak terimakasih.

Memang desa kami merupakan salah satu desa yang selalu mengalami kekeringan setiap musimnya”, pungkas Qori. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved