Habiskan Rp 3 Miliar, Ruas Jalan Cipero - Kedungjati di Warureja Tegal Akhirnya Mulus
Ruas jalan yang menghubungkan antara Dukuh Cipero dengan Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal akhirnya mulus usai diperbaiki.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Ruas jalan yang menghubungkan antara Dukuh Cipero dengan Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal akhirnya mulus usai diperbaiki.
Dalam hal ini, Pemkab Tegal dapat menepati janji untuk memuluskan jalan sepanjang 3.000 meter itu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal, Hery Suhartono mengatakan, jalan Kedungjati-Cipero telah rampung dikerjakan.
Proyek jalan itu, kata Heri, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 Miliar.
Menurut dia, akses jalan desa sepanjang hampir 3 Km itu sudah bisa dinikmati masyarakat sekitar.
Tidak hanya panjang, Jalan Kedungjati-Cipero juga diperlebar satu meter.
• Dilanda Kekeringan Tiap Tahun, Pemkab Pekalongan Proyeksikan 2 Danau Buatan Jadi Reservoir Air
• Prihatin Masalah Kekeringan, Organisasi Mahasiswa di Salatiga Gelar Sosialisasi Pembuatan Biopori
• Tofa Aniaya Anak Kekasihnya Hingga Tewas di Ambarawa, Pelipis Berdarah hingga Leher Patah
• Tak Cuma Beri Modal Usaha Untuk Keluarganya, Terduga Teroris Ini Juga Sering Beri Hutang pada Warga
"Panjang yang diaspal 3.000 meter. Yang awalnya lebar 3 meter, sekarang sudah 4 meter semua.
Sehingga mudah kalau ada simpangan mobil.
Jalan Kedungjati-Cipero juga sudah dimonitoring bupati," kata Hery kepada Tribunjateng.com, Rabu (16/10/2019).
Setelah jalan Kedungjati-Cipero selesai, dirinya berharap masyarakat untuk menjaganya.
Hery juga berpesan kepada masyarakat supaya jalan bisa dirawat baik dengan cara menjaga, jangan sampai ada kendaraan yang over kapasitas melintas di sana.
Jika itu terjadi, masyarakat juga yang akan merugi karena bukan kapasitasnya mobil besar melintas disana.
"Saya juga pesan pada masyarakat, bila ada genangan air di jalan mohon dibantu buat klacen biar air tuntas.
Sehingga tidak ada genangan air yang dapat merusak jalan," tambahnya.
Sementara itu, mantan kepala Asper Perhutani Cipero, Ediyanto mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Pemkab terhadap akses-akses jalan di desa.
Sebab, jalan penghubung Kedungjati Kabupaten Tegal dengan Desa Gongseng Kabupaten Pemalang sudah halus.
"Sehingga tinggal masyarakat yang menjaga agar tidak mudah rusak karena dilintasi kendaraan yang tonasenya lebih besar," tutur Ediyanto. (Tribunjateng/gum).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kedungjati-cipero.jpg)