Breaking News:

Ini Reaksi Mahfud MD saat Refly Harun Anggap UU KPK Sangat Melemahkan

Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun menilai UU KPK yang baru sangat melemahkan. baik melemahkan pimpinan KPK, pegawainya dan penyadapan

Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto | Editor: abduh imanulhaq
YouTube/Tv One
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun - YouTube/Tv One 

TRIBUNJATENG.COM- Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun menilai UU KPK yang baru sangat melemahkan.

Hal tersebut disampaikan Refly Harun di acara TVone pada Kamis (17/10/19).

Mulanya, Mahfud menilai saat ini KPK bisa melaksanakan tugasnya seperti biasa.

"Menurut saya sampai dengan tanggal 19 Desember atau kalau lebih cepat itu dari itu kalau misalnya sebelum itu presiden membentuk Dewan Pengawas sesuai dengan kewenangannya maka KPK seperti yang ada sekarang ini masih terus bisa melaksanakan tugasnya." jelas Mahfud MD.

Meski undang-undang hasil revisi telah berlaku, namun KPK masih bisa bekerja seperti biasa karena Dewan Pengawas belum dibentuk presiden sesuai dengan Undang-undang Pasal 69 d.

"Artinya sekarang Undang-undang berlaku tapi sesuai dengan Pasal 69 d, sebelum presiden membentuk Dewan Pengawas sesuai dengan kewenangannya maka Komisi Pemberantasan Korupsi di situ disebut Pasal 69 d komisi pemberantasan korupsi artinya bukan hanya komisionernya." ujar Mahfud MD.

Menurutnya, tugas kewenangan KPK tidak masalah sebelum tanggal 18 Desember.

"Komisi Pemberantasan Korupsi tetap melaksanakan tugas berdasarkan undang-undang yang ada sebelumnya,artinya tidak ada masalah sampai dengan 18 Desember. Apalagi, pimpinan baru KPK juga belum dilantik," ujar Mahfud MD.

"Jadi tidak ada masalah sampai dengan 18 Desember hari terkahir, sehingga 19 Desember kalau presiden sudah mengeluarkan Kepres tentang Dewan Pengawas bersamaan dengan Pelantikan atau pengangkatan atau pimpinan yang baru maka tidak ada masalah KPK melakukan kegiatan seperti selama ini," imbuhnya.

KPK kini masih bisa melakukan kegiatan-kegiatan seperti biasa, termasuk Operasi Tangkap Tangan (OTT) hingga penggeledahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved