Titus Sebut BPJS Kesehatan Selalu Menjawab Surat Penagihan dari RSUD Ungaran

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membantah tidak menjawab surat penagihan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran.

Titus Sebut BPJS Kesehatan Selalu Menjawab Surat Penagihan dari RSUD Ungaran
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Titus Sri Hardianto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran membantah tidak menjawab surat penagihan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran saat ditemui di kantornya pada Jumat (18/10/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membantah tidak menjawab surat penagihan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran.

Hal tersebut ditegaskan oleh Titus Sri Hardianto, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran didampingi oleh Hubertus Genias Unggulian, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan saat ditemui di kantornya pada Jumat (18/10/2019) siang.

Titus menegaskan, pihaknya selalu menjawab surat yang dilayangkan RSUD Ungaran.

"Kami selalu merespon surat yang dilayangkan oleh RSUD Ungaran dan terakhir tanggal 17 Oktober mereka mengirim surat lagi dan harusnya hari ini akan kami respon namun sudah keduluan masuk ke media," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Titus pun menyampaikan di pihaknya terdapat FIFO Service yang sedang mengalami keterlambatan dan tuntas diverifikasi selama lima belas hari.

Doa Bersama Forkompimda Kabupaten Semarang, Mundjirin : Jangan Ada Permusuhan

PGSI Desak DPRD Demak Sahkan Raperda Insentif Pendidikan Sebelum Pilkada 2020

Murni Senang Bisa Bayar Pajak Kendaraan di Pasar Baledono Purworejo

Hendrik Jun Ditangkap Polisi, Ditemukan Sabu 1 Paket di Bungkus Rokok Gudang Garam

First In First Out (FIFO) merupakan sistem yang digunakan untuk melakukan pembayaran klaim BPJS Kesehatan pada rumah sakit berdasarkan urutan tanggal selesai verifikasi.

Secara sederhana, dari ribuan rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, semua rumah sakit mengirimkan berkas dokumen klaim untuk kemudian dilakukan verifikasi paling lama 15 hari.

Setelah klaim dinyatakan diterima dan terjadi kesepakatan dengan pihak rumah sakit, BPJS Kesehatan Pusat akan membayarkan nominal tersebut.

Jadi, rumah sakit yang lebih dahulu ataupun lebih cepat mengirimkan berkasnya dan terverifikasi lebih cepat akan mendapatkan pembayaran klaim lebih cepat.

Ia mengakui, terkait pembayaran klaim tidak bisa segera dilakukan karena kondisi keuangan di BPJS Kesehatan masih belum bisa memungkinkan untuk pembayaran tepat waktu.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved