Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ini Analisa BMKG Soal Angin Kencang di Dataran Tinggi Dieng

Sejumlah desa di wilayah dataran tinggi Dieng dilanda peristiwa angin kencang. Bencana itu mengakibatkan rumah-rumah warga mengalami rusak ringan,

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
ISTIMEWA
Angin kencang merusak atap bangunan SMPN 4 Bawang, yang terletak di Desa Pranten Kecamatan Bawang, perbatasan wilayah Batang-Dieng, Senin (21/10/2019) siang. 

TRIBUNJATEN COM, BANJARNEGARA - Sejumlah desa di wilayah dataran tinggi Dieng dilanda peristiwa angin kencang.

Bencana itu mengakibatkan rumah-rumah warga mengalami rusak ringan, rata-rata pada bagian atap yang beterbangan.

Beberapa rumah bahkan roboh karena hantaman angin.

Angin kencang bukan hanya merusak rumah. Lahan pertanian warga pun porakporanda hingga tanaman banyak yang mati.

Warga bahkan masih takut beraktifitas di luar rumah karena angin masih mengamuk hingga berisiko bagi keselamatan mereka.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan, berdasarkan analisa Stasiun Klimatologi Semarang, bencana angin kencang bukan hanya terjadi di pegunungan Dieng.

Sekda dan Dandim Cek Kesiapsiagaan Personel Jelang Pilkades Serentak di Tegal

Hadiah Utama 1 Unit Mobil Diperebutkan 1.958 Peserta Turnamen Mancing Baramundi di Pelabuhan Kendal

Setelah Ditegur Wali Kota Hendi Soal Asap Hitam Knalpot, Ade Remajakan Belasan Armada Trans Semarang

Pemeran Yu Es Teh di Vlog Pak Bhabin AKP Nyi Ayu Fitria Dimutasi, Ini Penggantinya

Beberapa wilayah di Jawa Tengah, semisal di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang pun juga dilanda angin kencang.

Peristiwa angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Jawa Tengah ini dipengaruhi adanya tekanan tinggi di Australia Selatan 1030 Mb.

Ini mengakibatkan suplai energi massa udara yang besar menuju wilayah Indonesia menuju wilayah tekanan rendah 1006 Mb di laut Arab.

Massa udara itu dari arah timur-tenggara mengalir kuat melewati wilayah Jawa Tengah.

"Imbasnya wilayah Jateng bagian selatan sampai Jateng bagian tengah mengalami angin yang kencang," katanya

Adanya lereng sampai puncak pegunungan Dieng, gunung Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu, Ungaran dan Gunung Slamet berpengaruh terhadap kecepatan angin itu.

Sehingga kecepatan angin di sisi selatan gunung atau pegunungan itu lebih tinggi dibanding sisi utara gunung atau pegunungan tersebut.

Jika massa udara dari arah timur - tenggara itu membawa cukup air, akan berpotensi membentuk awan-awan hujan bersifat lokal.

"Kecepatan angin di Dieng 40-50 kilometer/jam," katanya. (aqy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved