Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Angin Kencang di Jawa Tengah, Ribuan Rumah Rusak dan 1 Orang Luka Berat

Ribuan rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah pada Minggu- Senin (20-21/10/2019).

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
ISTIMEWA
Rumah rusak terdampak angin kencang di Batur Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah pada Minggu- Senin (20-21/10/2019).

Angin kencang melanda rumah warga di Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Brebes, Magelang, Boyolali, Tegal, dan Karanganyar.

Wonosobo merupakan daerah yang paling parah. Ada sekitar 1.097 rumah warga porak poranda diterpa angin kencang.

"Di Wonosobo terdapat 1.097 rumah rusak.

Kemudian, lima fasilitas umum dan pohon tumbang di beberapa titik," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sudaryanto, Selasa (22/10/2019).

Dampak angin kencang itu dijumpai tersebar di beberapa kecamatan.

Yakni Kecamatan Sapuran, Kalikajar, Kepil, Kertek, Mojotengah, Garung, dan Kejajar (58 rumah).

8 Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kota Tegal, 5 Diantaranya Dilakukan Caleg

Dibya Sebut Hasil Penjualan di Property Expo Semarang ke 7 Belum Memuaskan

Hari Santri Nasional 2019, Santri di Kota Salatiga Serukan Tolak Radikalisme

Mayjen TNI Mochamad Effendi Pastikan TMMD Reguler di Jepara Berjalan Sesuai Komando

Lalu bangunan fasilitas umum yang rusak di antaranya SDN 1 Banyumudal, SDN 2 Purwojiwo, Masjid Krawatan, SDN 2 Kapencar, lalu jaringan listrik PLN putus di beberapa titik.

Kemudian gapura selamat datang di perbatasan Wonosobo- Temanggung juga rooh.

"Masih ada beberapa desa yang kerusakannya belum terdata," jelasnya.

Sudaryanto mengatakan di Kabupaten Magelang setidaknya ada lima rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang.

Sementara, di Kabupaten Banjarnegara ada sekitar 1.105 rumah warga yang mengalami kerusakan.

Rinciannya, 210 rumah rusak berat, 510 rumah rusak sedang, dan 385 rumah rusak ringan.

Dampak kerusakan di daerah lainnya tengah dihimpun.

"Pemkab Banjarnegara sudah mengajukan bantuan berupa seng ke Pemprov Jateng untuk perbaikan atap." imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa akibat bencana angin kencang itu.

Sementara, itu kerugian akibat bencana tersebut hingga kini masih diinventarisasi.

Sementara, di Banjarnegara ada satu orang mengalami luka berat karena mobilnya tertimpa pohon.

"Rata-rata kerusakannya kategori ringan, seng dan atap yang pada kabur," ujar Sudaryanto.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved