Pelarian Preman Kampung di Kebumen Ini Berakhir, Dosanya Acungkan Celurit dan Rampas Uang Wisatawan

Pelarian preman kampung dengan inisial MA (47) warga Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen berakhir.

Pelarian Preman Kampung di Kebumen Ini Berakhir, Dosanya Acungkan Celurit dan Rampas Uang Wisatawan
IST
Pelarian preman kampung dengan inisial MA (47) warga Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen berakhir. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Pelarian preman kampung dengan inisial MA (47) warga Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen berakhir.

Dia ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Kebumen pada hari Senin (14/10) karena diduga telah melakukan perampasan kepada wisatawan Pantai Petanahan Kebumen yang sedang berekreasi.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers, tersangka ditangkap atas kasus yang dilakukannya pada tahun 2015 silam.

"Tersangka ditangkap karena kasus pencurian dengan kekerasan.

Korban dipkasa dimintai sejumlah uang.

Untuk memuluskan aksinya, tersangka mengancam para korban menggunakan senjata tajam jenis celurit," jelas AKBP Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto, Rabu (23/10).

Warga Brebes Siap-siap, November 2019 Pemkab Akan Buka Lowongan 96 Formasi CPNS

Mantan Karyawan Percetakan di Tegal Ini Spesialis Bikin STNK Palsu untuk Motor Curian

CEO Gojek Jadi Mendikbud Dikti, Ini Kata Akademisi dan Ketua Forum Rektor Indonesia

Warga Kebumen Ini Tipu Bawa Kabur 10 Ekor Sapi di Purbalingga, Uangnya Untuk Bayar Utang

Saat kejadian, tersangka bersama tiga tersangka lainnya mendatangi korban Nursaid (32) dan Zakia (18) saat berekreasi.

Para tersangka mengancam akan menyakiti korban jika tidak menyerahkan sejumlah uang.

Karena ketakutan, korban akhirnya menyerahkan uang kepada para tersangka sebanyak 400 ribu Rupiah.

Tersangka MA merupakan tersangka ke tiga yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Kebumen.

Dua tersangka inisial TR dan SU sudah diamankan dan menjalani masa hukuman.

Selanjutnya tersangka ST masih menjadi daftar pencarian orang. (*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved