SMA Negeri 2 Kendal Nyanyikan 34 Lagu Dolanan Tradisional di Acara Ulang Tahun Sekolah
SMA Negeri 2 Kendal mempunyai cara untuk melestarikan lagu dolanan (permainan tradisional) yang saat ini sudah jarang dimainkan oleh anak jaman
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - SMA Negeri 2 Kendal mempunyai cara untuk melestarikan lagu dolanan (permainan tradisional) yang saat ini sudah jarang dimainkan oleh anak jaman sekarang.
Lagu-lagu dolanan itu mereka nyanyikan secara bergantian dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Sekolah itu yang ke 23.
Lagu dolanan yang dinyanyikan yakni sebanyak 34 lagu dolanan yang berasal dari Jawa tengah.
Dalam menyanyikan lagu itu, mereka juga mengenakan pakaian yang menggambarkan isi dari lagu tersebut.
Kepala SMA Negeri 2 Kendal, Noor M Abidun mengatakan bahwa sekolahnya merupakan sekolah pelestari budaya.
Sehingga para siswa, guru dan karyawan sekolah ikut serta dalam kegiatan dan gerakan pelestarian budaya di sekolahnya.
• Wujud Syukur Melimpahnya Hasil Laut, Masyarakat Pesisir Kota Pekalongan Gelar Prosesi Sadranan
• Hakim Vonis Mati Pembunuh 1 Keluarga di Purworejo, Kapolres Pimpin Pengamanan
• Hari Pertama Operasi Zebra Candi 2019 di Purworejo, 26 Polisi Ini Malah Tak Lengkapi Surat-surat
"Oleh karena itu dalam pentas seni pun kami menonjolkan budaya-budaya.
Kali ini kami menampilkan lagu-lagu dolanan yang saat ini jarang dimainkan kembali.
Tak hanya siswa saja, para guru dan karyawan juga terlibat dalam penampilan pentas ini," tuturnnya, Kamis (24/10)
Ia mengatakan kali ini dalam penampilan lagu dolanan itu, mereka nyanyikan secara bergantian sebanyak 34 lagu dolanan asal jawa tengah, seperti lagu cublak-cublak suweng, jaranan, gundul-gundul pacul, gugur gunung dan lain-lainnya.
"Harapannya anak-anak selalu mencintai dan menjunjung budaya Indonesia dimana mereka berada," katanya
Pertunjukan menyanyikan lagu dolanan sebanyak 34 lagu secara bergantian itu mendapatkan apresiasi dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).
Direktur Leprid, Paulus Pangka menggangap bahwa SMA Negeri 2 Kendal merupakan sekolah yang konsisten dalam melestarikan budaya asli Indonesia.
"Dalam catatan prestasi kami, SMA Negeri 2 Kendal merupakan sekolah paling banyak memecahkan rekor dalam buku kami yakni sebanyak lima rekor.
Rekor terakhir yakni menyanyikan lagu dolanan sebanyak 34 lagu secara bergantian," ujarnya
Ia berharap agar semakin banyak gerakan melestarikan budaya dari para generasi muda sehingga identitas bangsa Indonesia tetap dipertahankan.
"Salah satu yang perlu dipertahankan dalam budaya yakni bahasa daerah.
Jangan sampai bahasa daerah yang dimiliki Indonesia dapat hilang karena sudah tidak dipakai kembali oleh generasi mudanya," tambahnya. (dap)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lgu-odlan.jpg)