18 Tim Pelajar SMA Berlomba jadi yang Terbaik di Intech 2019 di UKSW Salatiga
Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar lomba karya inovasi atau Innovation
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar lomba karya inovasi atau Innovation of Technology (INTECH) bagi pelajar SMA/SMK se-Jateng, di Balairung Universitas Kamis (24/10/2019).
Ketua panitia Intech 2019 Titus Setiawan mengatakan tahun ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan INTECH dengan jumlah peserta dari kalangan pelajar baik SMA/SMK total sebanyak 18 tim.
"Tahun ini tema yang diangkat ialah From Creativity to Innovation'.
Kami mendorong adik-adik pelajar SMA untuk membuat sebuah inovasi alat yang kreatif seperti karya inovasi antara lain smart home electric, the next smart parking, monitoring ketinggian air berbasis wifi, dan smart patient monitoring," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Jumat (25/10/2019)
Menurut Titus pada gelaran lomba tahun ini turut dihadirkan sebagai dewan juri diantaranya Dedy Susilo dan Dr. Andreas Setiawan.
• Mizaroh Sebut Tari Sintren Tradisi Pantura Jawa Lambat Laun Akan Punah
• Ingat Santri yang Viral Sebut Prabowo Menteri? Keceriaannya Menyimpan Duka, Sepeda Jokowi Digadai
• Sartiah Sumringah Tak Lagi Menumpang Listrik di Rumah Keluarganya
• 4 Hektar Lahan di Villa Gedang Asri Terbakar, Api Sempat Merambat ke Dinding Rumah Warga
Keduanya adalah dosen FTEK serta FA Brian alumni FTEK yang dikenal sebagai pencipta “Lungguh” kursi yang dapat mengubah energi panas tubuh menjadi listrik.
Tahun ini kata dia, terdapat lima sub tema yang dapat dipilih para peserta yaitu smart building, teknologi rekayasa, jaringan komunikasi, energi baru terbarukan dan teknologi ramah lingkungan.
"Dalam lomba ini, penilaiannya didasarkan dari gagasan, pemaparan saat presentasi dan juga saat diskusi tanya jawab," katanya
Titus menjelaskan, lomba inovasi ini untuk meningkatkan inovasi dikalangan siswa SMA atau SMK.
Total hadiah yang panitia sediakan adalah uang tunai sebesar Rp 6 juta dan juga uang potongan pembangunan jika pemenang masuk ke FTEK dengan total sampai delapan juta per orangnya.
Ke-18 peserta lomba tersebut adalah SMA Kebon Dalem Semarang, SMA N 1 Salatiga, SMA Tritunggal Semarang, SMK Karang Panas Semarang, SMK N 2 Salatiga, SMK N 3 Salatiga, SMK N 8 Semarang, SMK PL Leonardo Klaten, dan SMK Telkom Tunas Harapan.
Keluar sebagai juara 1 dalam perlombaan ini adalah Tim Batakami dari SMA Kebon Dalem Semarang.
Juara 2 dan 3 masing-masing diraih oleh Tim Arrow dari SMA Tri Tunggal Semarang dan Tim SRC 02 dari SMA Negeri 1 Salatiga.
Tim SRC 02 juga meraih gelar juara favorit.
Dewan juri, Dedy Susilo menilai secara umum inovasi buatan peserta tahun ini sudah baik.
"Hanya saja terdapat beberapa yang idenya orisinil dan sisanya modifikasi.
Dari segi presentasi, beberapa juga sudah sangat bagus," katanya. (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/balairung-uksw-cuk.jpg)